Aku Ingin Menikah Muda

Pernahkah sahabat semuanya berangan-angan ingin menikah muda?

Ya, itulah yang aku alami saat ini. Aku pengen menikah muda. Hahaha… jangan kalian negative thinking dulu. Tapi emang bener sih, salah satu alasannya yaitu….”Hayo apa???” hehehe… iya, aku pengen ngerasain gimana rasanya pacaran setelah pernikahan. Aku pengen secepatnya mempunyai “a life partner” (udah nggak nahan. Hehehe). Karena, dengan kita menikah muda, maka kita bisa secepatnya menjaga hati kita. Jangan sampai hati kita ternodai dengan cinta palsu. Jangan terabui dengan cinta semu. Yang senang sesaat saja, kemudian kesenangan itu buyar selamanya, dan meningalkan bekas yang sakit. Aku tidak mau mengalami hal buruk seperti itu. Karena sebenarnya cinta semu itu tak perlu ditangisi, tak perlu disedihi. Jangan buang-buang waktu dan air mata kita untuk cinta semu. Tapi luangkan waktu dan air mata kita, teruntuk cinta sejati kita yaitu Allah SWT.

Sahabat, entah mengapa keinginan untuk menikah muda datang saat sebulan terakhir ini. Aku juga heran nggak tahu kenapa. Yah pengen aja gitu! Hehehe… Hmmm, padahal aku nggak pernah ngebayangin untuk menikah muda sebelumnya. Nggak pernah punya keinginan seperti itu. Dulu, aku paling anti mau menikah muda, sehingga target yang kupasang pada saat itu yaitu ketika berumur 28 tahun baru akan menikah. Tapi hanya Allah SWT yang mengetahui isi hati hamba-Nya. Memang sebenarnya, pemuda/pemudi lah yang paling besar cobaannya. Apalagi jika diperhadapkan dengan masalah “cinta”.  Dengan cinta, semuanya bisa berubah 180 derajat C. Biar kotoran kucing pun serasa cokelat (hehehe siapa yang mau coba duluan?)

Teman-teman semua, pernah nggak membaca buku “Nikah Sama Bule”? (Selamat buat yang sudah baca). Berawal dari buku itu, keinginan untuk menikah sama bule muncul (hahaha… ) cinta cenat cenut. Nggak tahu ya, akan kesampaian atau nggak. Yang jelas itu adalah salah satu targetku. Bagi teman-teman yang ngebaca tulisan ini jangan tertawa ya, karena itu kan hanya mimpi aku. Soalnya kalau kita menikah berkelainan kebangsaan, maka akan semakin luas atau tersebarnya garis keturunan anak cucu kita nantinya. Maka akan semakin tersebarnya khalifah islam di muka bumi ini. Selain itu, ini sih dari buku yang pernah saya baca, gini; Mau impian jalan-jalan ke luar negeri tercapai? Hanya ada 3 kemungkinan, yaitu biaya sendiri, dibayarin orang/pemerintah, atau menikah dengan orang bule supaya bisa sering-sering masuk dan keluar negeri. Hehehe gila juga ide ketiga itu. Tapi emang benar kan? Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan kalau menikah dengan bule. Apalagi kalau bule yang tajir! Wah, materialistis kalau gitu? Hehehe. Tapi, menikah dengan bule itu nggak semudah yang kita pikirkan loh. Karena banyak hambatan-hambatan yang akan dialami. Terutama yang berhubungan dengan peraturan-peraturan Indonesia tentang pernikahan antar beda kebangsaan. Pokoknya kudu tahu semuanya dulu, sebelum mengambil langkah untuk membangun rumah tangga. Terlebih katanya sih, banyak peraturan pemerintah Indonesia yang merugikan WNI wanita ketika menikah dengan warga asing. Akan tetapi ada beberapa organisasi yang mengusulkan UU baru, supaya pernikahan antar beda kebangsaan bisa lebih mudah dan aman. So, adakah keinginan teman-teman untuk menikah dengan warga asing?

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s