Wanita yang Dirindukan Syurga

Jika Allah memerintahkan seorang lelaki untuk memimpin perempuan, maka sebenarnya Allah sudah terlebih dahulu memberikan modal kepemimpinan kepada kaum Adam itu.
Dan jika Allah memerintahkan perempuan untuk ta’at kepada suami selama tidak keluar dari jalan-Nya, maka sebenarnya Allah sudah terlebih dahulu memberikan bekal untuk ta’at kepada kaum Hawa.
emansipasi perempuan bukan berarti menyetarakan antara perempuan dan laki-laki karena keduanya memang berbeda, namun begitu, emansipasi lebih dimaksudkan untuk menghormati perempuan dengan menjunjung dan menjaga harga dirinya agar tidak terinjak-injak.

betapa ruginya seorang perempuan yang menghabiskan waktunya untuk mengejar karier sehingga melalaikan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang sholehah dan baik. bagaimanapun, seorang wanita mempunyai fitroh untuk ta’at kepada suami dan mengurusi segala urusan rumah tangga dengan penuh kasih sayang dan ketelitian.

sangat tidak disalahkan jika kita sebagai kaum hawa mempunyai impian setinggi langit, hei aku juga demikian, mendapat beasiswa ke luar negeri dan menjadi seorang dosen adalah impianku, and i really hard work for it. tapi tetap saja, aku selalu ingin menjadi ibu rumah tangga, memasak, melayani suami dan anak-anak, bangun pagi-pagi untuk menyiapkan sarapan, dan selalu menyambut kehadiran teman hidup dan buah hati ketika mereka pulang.

Dan jika ada yang meremehkan seorang ibu rumah tangga, dia salah besar. Pada dasarnya ibu rumah tangga adalah kumpulan berbagai profesi yang menjadi satu kesatuan, dan semuanya rutin dikerjakan setiap hari bagi seorang ibu rumah tangga. Let’s see, mencuci, menyapu, memasak, akuntan, mengurus anak, guru les, guru ngaji, motivator terbaik untuk para suami, tempat curhat buah hati dan suaminya. Betapa mulianya seorang ibu yang mampu melakukannya dengan ikhlas dan sabar.

dalam hadits:

  • “Wanita yang ta’at akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat langit, matahari dan bulan semuanya beristighfar beginya selama mana ia ta’at kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.”
  • “Wanita yang ta’at berkhidmat kepada suamniya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga masuklah dari mana-mana pintu yang ia kehendaki dengan tidak dihisab.

Nah, siapa sekarang yang tidak ingin mendapatkan keistimewaan seperti yang tertulis dalam kedua hadits Nabi SAW tersebut?

Mari teman-teman, kita mempunyai mimpi setinggi langit dan berusaha keras menggapainya, tapi jangan sekalipun melupakan tugas kita sebagai seorang istri bagi suami kta nanti dan ibu bagi anak-anak kita nanti.

semoga dengan modal ta’at dan kemampuan manajemen yang sudah mendarah daging ini, kita menjadi wanita-wanita yang kehadirannya dirindukan syurga… Amin^.~

(Sumber: http://fadillaakbar.wordpress.com/2011/03/16/wanita-yang-dirindukan-syurga/)

4 thoughts on “Wanita yang Dirindukan Syurga

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s