Berawal dari Pandangan

 

Mata adalah jendela dunia., melalui mata semua bisa terjadi. Sehingga bisa disimpulkan semua peristiwa berawal dari Mata “Pandangan”.  Berbagai macam bahaya atau kejelekan pun bisa datang hanya karena “pandangan”. Sekilas memang tidak masuk akal namun itulah kenyatannya. Begitu kita melihat sesuatu, saraf-saraf mata mengirim sinyal ke otak. Otak memberi respon ke seluruh tubuh, respon tubuh juga macam-macam ada yang bagus dan ada  juga yang buruk. Bahkan pandangan mata yang diumbar dan tidak dikendalikan akan merusak hati kita. Racun pandangan mata akan menyerang hati kita tatkala kita mengumbar pandangan mata dan mengarahkan pandangan kita pada hal-hal yang diharamkan oleh Allah. Ketika memandang sesuatu yang diharamkan oleh Allah, racunnya akan masuk kedalam hati kita. Sebagaimana sifat racun, racun pandangan mata tidak akan bisa hilang begitu saja dari dalam hati kita. Bersamaan dengan pandangan mata kita terhadap sesuatu yang haram, syetan ikut masuk kedalam hati kita dengan cepat, lebih cepat daripada masuknya udara ke tempat yang kosong. Ketika itulah syetan menghias semuanya tampak mempesona dan membuat kita terpana dan terkesima. Mata dan hati mempunyai ikatan yang erat sekali, jika mata “rusak” maka “rusak”lah hati kita.

”Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah kami lalaikan dari mengingati kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS Al-Kahfi: 28).

Karena sedemikian berbahayanya pandangan mata jika diumbar dan tidak dikendalikan, Allah menyeru kepada orang-orang yang beriman, baik laki-laki maupun perempuan, agar menundukkan pandangan mereka dari hal-hal yang terlarang. Dalam QS An-Nuur: 30-31, Allah berfirman ”Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat.’ Katakanlah kepada wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya. Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya ….”

Jagalah pandangan kita dengan begitu hati kita akan dipenuhi dengan “cahaya” dan kita pun akan mudah menerima berbagai macam kebaikan dari manapun asalnya…

Semoga kita semua bisa menjaga pandangan mata kita sehingga hati kita pun akan terjaga. “Ya Allah, lindungilah kami dari kejahatan diri kami sendiri”…. (amin)… :)

Sebagian bersumber dari IKADA

16 thoughts on “Berawal dari Pandangan

  1. It’s took me many time to read all contents in this blog, but I feel it worth to read this. All comments are very useful to me.You must be very interested in this article. It will kill me if I worite a blog long as this.

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s