Nasib TOEFL

Saat ini yang aku rasakan adalah ‘was-was’. Was-was terhadap apa kira-kira???Hmmm, terhadap hasil TOEFL ITP. Tepat pada sabtu, 26 November 2011 kemarin aku ikut tes TOEFL ITP. Saat itu, Allah sedang menitipkan kepadaku sakit flu yang teramat parah. Sudah bisa dipastikan bahwa ‘aku gak konsen ngejawab soal-soalnya L’. Sakit flu yang aku alami yaitu pilek dan batuk-batuk yang teramat parah. Kadang ku tak mau mengganggu suasana hening kelas, olehnya itu aku keluar masuk WC terus untuk numpang batuk-batuk dan buang cairan hijau yang ada di hidungku. Sudah 3 minggu aku mengidap penyakit flu, dan jujur baru kali ini aku sakit teramat lama. Klimaks penyakitku ini, kira-kira 2 hari sebelum tes TOEFL, dan sampai tanggal tes. Bagiku, sungguh ini adalah cobaan berat yang Allah berikan. Aku ga konsen ngejawab soal, dan parahnya ada 20 nomor soal reading yang jawabannya ngasal tanpa melihat soal, karena time’s up😦

Aku hanya bisa pasrah pada Allah. Jika memang namaku telah tercatat dalam kitab-Nya sebagai penerima beasiswa IELSP cohort X ini, pastinya nilai TOEFLku tembus min 450. Namun, jikalau tidak, ya tidak apa-apa. Aku akan tetap ikut tes toefl lagi dan berusaha mencoba di cohort XI.

Is there a miracle??? Jika ada aku sangat bersyukur sekali. Siapa tahu, jawaban ngasal yang aku pilih itu ternyata banyak yang benarnya?? Huaaaa aamiin. Tapi jujur ya, section 2 nya bagi aku mudah. Moga aja bisa 30 atau 35 benar. Gimana ga mudah? Wong 3 bulan kemarin, aku fokusnya Cuma di-grammer. Moga aja aamiin bisa tembus 450. Moga perjuangan selama ini ga sia-sia.

O iya kawan, seminggu sebelumnya, tepat tanggal 16 november 2011, aku udah ngirim berkas IELSP-ku. Aku kirim pakai jasa Kilat POS. Setelah ditimbang, wah lumayan berat yaitu 1,9kg. Karena berat, alhasil itu cukup merogok kocek 50ribu. Bagi aku itu gak apa-apa! Untuk sebuah mimpi yang besar, memang mesti melakukan pengorbanan yang besar, baik itu waktu, uang, tenaga dan pikiran.

Awalnya aku sedih kawan, karena kemungkinan berkasku lewat dari 18 november 2011, wah tpi ternyata gak. Malah lebih cepat sampainya. Malah sampainya tanggal 17 November 2011. Lah itu berarti hanya memakan waktu selama 1 hari aja kan? Padahal pihak pos mengatakan sampenya paling cepat 2 hari dan paling lambt 4 hari. Alhamdulillah, bagiku, Allah selalu memudahkan jalanku (tapi ga tau kalo di TOEFL L). Kalo yang di TOEFL, moga di balik sakitku itu, Allah juga akan memberikan kejutan buatku. Aamiin…

Seminggu ke depan ini, aku akan ngecek hasil TOEFLku. Dug dig doooor!!!! Berapa ya hasilnya?

2 thoughts on “Nasib TOEFL

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s