TE-WE Musiman dari Palu :)

 

Semenjak saya membaca buku TE-WE  karya Mas Gola Gong (travel writer – penulis perjalanan), hobi traveling saya tambah memuncak. Suatu saat nanti, tempat-tempat yang saya impikan selama ini pasti akan saya pijaki. Andai saja saya laki-laki, saya pasti bisa mengalahkan Mas Gola Gong. Kalau laki-laki sangat fleksibel untuk pergi sana-sini. Nah kalau perempuan. Akan ada tanda Tanya besar!!! Apalagi bagi seorang muslimah, tak baik bepergian seorang diri. Kalau di jalan kenapa-kenapa. Hayo?? Apalagi kalau diperkosa? Nah Loh. Hmmm, sangat menakutkan. Mending dirampok harta dalam bentuk material, nah kalau harga diri/kehormatan yang diambil? Wuih, na’udzubillahi mindzalik. Ya Allah lindungi lah hamba-Mu ini. Aamiin.

Saat bepergian, setidaknya ada muhrim yang menemani kita. Itu lebih baik, dibanding sendirian. Alhamdulillah, selama saya melakukan perjalanan, ada kakak yang menemani. Kadang juga, ada akhwat seperjuangan yang menemani. Tempat/daerah yang sudah pernah saya datangi yaitu, Makassar, Gorontalo, Poso, Luwuk, Sulbar, Ambon, Ternate, Lombok-NTB, Bali, Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, dan yang paling terjauh yaitu Singapura. Jadi 3 Pulau Indonesia yang belum dikunjungi yaitu Irian Jaya, Kalimantan dan Sumatera. Semoga suatu saat nanti saya bisa terbang ke sana. Aamiin.

Sejauh ini, saya telah melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Namun, sayangnya belum semuanya terekam dalam sebuah catatan. Hanya sebagian saja. Tapi insya Allah, semua itu akan sedikit demi sedikit saya tulis. Rugi dong, kalau punya pengalaman menarik tapi tidak di tulis. Betul apa betul? Hehe…

Semenjak baca buku TE-WE, saya janji, saya ga akan melewati suatu perjalanan tanpa direkam melalui tulisan. Di sini lah kemampuan menulis saya akan terasah lebih baik lagi. Aamiin.

Jika PIMNAS ke 25 adalah rejeki saya, insya Allah tanggal 9 Juli 2012 nanti saya akan ke Jogja. Saat itu, yang kedua kalinya lah saya menginjakan kaki di sana. Karena sebelumnya, sekitar bulan November 2011 lalu saya pernah ke sana, tepatnya di UGM. Semoga saja bisa ikut event ini, dengan begitu, pastinya saya akan mempunyai pengalaman yang menarik, dan bisa dijadikan sebuah tulisan. Di sini lah ajang bergengsi tahunan bagi para mahasiswa yang menggeluti dunia tulis menulis, penalaran, penelitian, dan berbagai kreativitas lainnya. Di sini lah tempat berkumpulnya orang-orang hebat se-Indonesia. Bayangkan, ada 3000an mahasiswa yang berpastisipasi di kegiatan ini. Aduh, gak sabar pengen ikutan! ^__^

Jika tak ada arah melintang, insya Allah setelah mengikuti PIMNAS, saya akan langsung bertolak ke ITB Bandung untuk mengikuti FSLDKN. Dimulai tanggal 15 sampai 19 Juli 2012. Wah, akan ada petualangan menarik nih! Perjalanan ini, insya Allah ada manfaatnya. Saatnya mengumpulkan pundi-pundi untuk  persiapan keberangkatan ke sana. Setelah itu, ga tau ngapain lagi. Kemungkinan ke Jakarta untuk berjumpa Kak Yuli dan Ayah tercinta. Asyik…. Hmmm, perjalanan yang seru, sebelum memasuki bulan Ramadhan. Ya Allah, semoga saya masih bernafas hingga memasuki dan saat bulan Ramadhan nanti. Aamiin.

O iya, Alhamdulillah Marina ngadain lomba lagi, yang hadiahnya jalan-jalan ke Hongkong. Tadi malam, saya melihat di Peta, dimana kah letak Hongkong itu? Huahhh, rupanya jauh juga. Singapura-Malaysia-Bangkok- Laos-Vietnam, dan setelah itu baru Hongkong. Wahhhh, senangnya kalau saya bisa mendapatkan hadiah itu. SAYA PASTI BISA! Aamiin. Ini nih namanya baru backpacker. Hehe…

Last, but not least, meski akhir-akhir ini saya dilanda kesibukan yang sangat luar biasa. Namun, saya GAK AKAN PERNAH LUPA DENGAN MIMPIku YANG SATU INI, yaitu To be grantee of IELSP cohort XI, dan go to Amerika. Insya Allah di bulan Maret 2013. Aamiin, aamiin, aamiin… Insya Allah saya akan mempersiapkan segala sesuatunya. Setelah PPLT, saya ingin kursus toefl dulu. Karena memang ini niatnya, bukan hanya tuk mengejar IELSP, tapi beasiswa S2 di luar negeri.

Ini mimpiku, mana mimpimu, kawan? ^_^

Ini mimpiku, mana mimpimu, kawan? ^_^

Setiap muslimah tidak hanya menegakkan ajaran agama Islam dengan baik di lingkungan terdekatnya, tetapi seorang muslimah juga menjadi ‘suar’ pencerah bagi semesta. Bisa melalui tingkah laku, perkataan, karya-karya yang diciptakan, bahkan sikap-sikapnya selama di perjalanan.

Muslimah yang baik adalah muslimah yang tidak menjadi ‘katak dalam tempurung‘.

Muslimah yang keren adalah muslimah yang melakukan banyak perjalanan ke berbagai tempat. Alam yang ‘asing’ sesungguhnya adalah sekolah kehidupan yang paling menguji kekuatan fisik dan mental seseorang.

(Muslimah Backpacker)

 

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s