From Palu to Singapore (mozaik 1)

Sebelumnya saya memohon maaf kepada teman-teman semua karena tulisan ini baru saya buat sekarang. Soalnya baru ada kesempatan tuk menulis. Oke, teman-teman semua sudah siap membaca? Are you ready? Mohon atur posisi sebaik mungkin saat membaca. Duduk  pada posisi yang paling nyaman ya.

Tulisan yang saya buat ini bersifat subjektif dari pribadi saya sendiri. Jadi jika ada perbedaan sudut pandang dari teman-teman, semua itu bisa saja terjadi. O iya tulisan ini tidak begitu lengkap memaparkan setiap kegiatan yang saya habiskan selama di Singapura, soalnya catatan yang sebelumnya saya ketik di HP itu hilang alias eror. Gak bisa kebuka. Hiks… tapi ya sudah lah…Syukurnya saya masih punya OTAK, memori yang paling aman, hehe…

Yah, gimana ga pas-pasan? Wong event ke Singapura tuh 9 bulan yang lalu. Tepatnya tanggal 16 s.d 18 Desember 2011. Jadi info yang saya paparkan di sini kurang lengkap. Mohon dimaklumi ya kawan-kawan😉

Hmm, semua itu bermula dari keikutsertaan saya di kuis Beauty Days Out (BDO) yang diselenggarakan oleh Marina. Alhamdulillah 1 mimpi besar saya dijabah oleh Allah yaitu BISA JALAN-JALAN KE LUAR NEGERI, GRATIS! Yang lebih disyukuri lagi, yaitu jalan-jalannya bareng Kakakku, Yuliana Sari.

Banyak yang gak percaya kalau kami berdua bisa ke luar negeri melalui lomba yang hanya kami ikuti lewat internet. Banyak orang yang bilang,

“hati-hati loch ntar kena tipu!”,

“Ah, apa bener ke luar negeri?”

dan seabrek ketidakpercayaan mereka.

Saya pun menyakinkan ke mereka kalau lomba yang diselenggarakan Marina itu memang beneran bukan hoax. Hmm, yah dari mereka ada yang percaya dan ada yang tidak.

Kalau mau jujur, kuis Marina tuh gak sesusah yang teman-teman pikirkan! Tugas kita hanya ng-invite teman agar mereka juga ikutan kuis itu. Ya memang sih, kemenangan ditentukan oleh banyaknya teman yang ada di facebook. Facebook saya aja yang awalnya hanya memiliki teman sekitar 800an, kini menjadi 5000an. Tapi itu semua sudah saya persiapkan jauh-jauh hari. Sedikit-sedikit saya add teman yang ada di grup facebook, seperti member yang ada di FP Mario Teguh, Setia Furqon, grup-grup menulis, dan lain-lain.

Ketika Sore itu tiba…

Alhamdulillah akhirnya dapat telepon juga dari pihak Marina yang menerangkan bahwa saya salah satu peserta yang memenangkan program BDO jalan-jalan ke Singapura. Subhalallah gak nyangka deh! Sebelumnya sempat iri sama Kak Yuli karena dia yang duluan ditelpon oleh pihak Marina. Dalam hati saya menggerutu,

“waduh, saya kapan juga nih ditelepon?”

“Wah, apa saya juga menang?”

Perasaan udah gak enak nih. Dag, dig dug gak karuan.

Beberapa menit berlalu. Hp saya berdering. Wah, moga itu telpon dari Marina. Dan benar saja kawan! Itu dari Marina. Sontak saja saya gembira! Alhamdulillah, kabar itu datang juga bahwa saya salah satu peserta yang memenangkan program BDO ke Singapura. Cerita sebelumnya tentang ini, silahkan klik di sini

Oh iya, pernah suatu ketika, sebelumnya saya pernah bermimpi berada di atas pesawat bersama teman-teman. Nah itu dia! Sepertinya itu gambaran bahwa saya akan menang. Alhamdulillah ya ^___^

Prepare Before Go To Singapore

Alhamdulillah, seluruh biaya keberangkatan kami ke Singapura ditanggung oleh Marina. Termasuk juga biaya pengurusan paspor. Namun, untuk paspor mesti pake dana sendiri dulu, baru nanti di Jakarta akan diganti oleh mereka.

Untuk pembuatan paspor di Palu, kita bisa mengurusnya di Kantor Imigrasi yang beralamat di Jl. Setiabudi Palu. Alhamdulillah prosesnya sangat cepat hanya memakan waktu 4 hari namun biayanya cukup tinggi yaitu 400ribu. Kalau teman-teman yang tinggal di Jawa, katanya hanya memakan biaya sebesar 250-300ribu saja tapi dengan waktu seminggu pengerjaan. Ya mungkin saja di Palu mahal karena prosesnya cepat.

My Passport

My Passport

Dalam pembuatan paspor, dokumen-dokumen yang kudu disiapin terlebih dahulu yaitu fotokopi dari semua document berikut; KTP, akte kelahiran, Kartu Keluarga (KK), ijazah, dan surat pernyataan yang menerangkan bahwa saya salah satu pemenang kuis BDO.

Pengurusan paspor terbilang cukup simple, pertama kita memperlihatkan seluruh document yang dibutuhkan. Kedua, mengisi formulir yang akan menjadi isi dari paspor kita. Ketiga, Pengambilan foto dan wawancara. Nah, di saat wawancara ini lah orang-orang di ruangan itu tak percaya bahwa saya keluar negeri hanya memenangkan kuis dari internet. Ya saya jelaskan saja. Entah mereka menger atau tidak 🙂

Oh iya, saat menunggu dipanggil wawancara, banyak para buruh TKI yang mengurus paspornya. Dan parahnya, banyak yang kira saya juga TKW (waduhhhh…maaf saya bukan TKW). Dan saya pun menjelaskan ke mereka kalau saya begini dan begitu, bla, bla, bla…😉

Alhamdulillah paspor yang saya dapatkan yaitu paspor berwarna hijau, yang berlaku selama 5 tahun. Paspor itu baru akan terisi perjalanan Indonesia-Singapore. Harapnya, di setiap lembaran selanjutnya akan terisi berbagai Negara asing lainnya. Aamiin yaa rabb… Kali aja terisi Hongkong, Amerika, Malaysia, Jepang, London, Inggris, Belanda, Arab, dan lain-lain.

Kita mana tahu selanjut-selanjutnya kan berada dimana. Hanya Allah yang mengatur semua jejak langkah kita. Hmmm, siapa tahu ke depannya saya jadi backpacker alias travel writer kayak Gol A.Gong. Semoga.

To be continued…

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s