My Inspiring People

P1220288Alhamdulillah luar biasa, dahsyat, super, subhanallah, ALLAHU AKBAR!

Tak ada kata yang pantas diucapkan selain kata kesyukuran kepada Allah SWT. Hingga kini segala nikmat, rejeki dan karunia-Nya yang tak pernah henti dan putusnya dicurahkan kepadaku.
Juga shalawat serta salam saya haturkan kepada my first inspiration person; Nabi Muhammad SAW, manusia terhebat, inspirator dunia, manusia sempurna sehingga hingga detik ini saya dapat merasakan indahnya islam, indahnya ukhuwah dan indahnya hidup ini dengan syariat islam.

Entah harus saya mulai dari mana cerita ini🙂 Yang jelas saat ini, saya akan sedikit berbagi tentang orang-orang yang telah menginspirasi hidup saya.

First, teman-teman udah tau, yakni Nabi Muhammad SAW. Meski saya tak pernah berjumpa secara langsung, tapi saya bisa merasakan perjuangannya dalam mendakwahkan islam. Semoga di Syurga kelak, saya bisa berjumpa dengan beliau.

Second, My parent; Ayah dan Ibu. Saya sangat bangga memiliki orang tua seperti mereka. Sejak kecil, mereka telah mengajarkan saya kemandirian dan entrepreneurship. Misalnya, sejak  kelas 3 SD, saya sudah berjualan kue bakwan, es, dan nasi kuning di sekolah. Saya menawarkan barang dagangan kepada teman-teman sekelas. Alhamdulillah laris manis🙂

Mereka juga mengajarkan saya agar selalu berani dalam melakukan aktivitas apa pun selama itu positif. Contohnya, ayah sering kali mengatakan “Sudah cepat sana kerjain apa yang Ayah minta. Jangan malu! Kecuali kalau Ayah suruh mencuri, baru malu!”

Ingat betul saya dengan kata-kata yang sering diucapkan ayah. Kurang lebih seperti itu isinya. Hingga keponakan saya pun kadang ngikutin gaya dan kalimat yang ayah ucapkan😀

Selain itu, orang tua kami juga mengajarkan kepada kami agar giat dan sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Pernah suatu ketika ayah berucap “Ayah tidak punya harta warisan yang bisa dibagikan kepada kalian. Yang ayah bisa lakukan hanyalah selalu mendukung kalian dalam mencapai kesuksesan. Karna bukan harta yang menjaga kalian, tapi ilmu!”

Saya sangat ingat🙂 kata-kata itu. Alhamdulillah ayah dan ibu selalu mendukung dan tak henti-hentinya mendoakan kami, anak-anaknya agar menjadi anak yang sholeh/sholehah dan sukses. Aamiin moga terwujud.

Ayah, Ibu…doa kan Puji ya, moga impian-impian anakmu ini dan juga impian kalian (ayah, Ibu) dapat saya wujudkan, yang tentunya atas izin Allah SWT…

Third, My old sister; Yuliana Sari. Awalnya, saya merasa minder memiliki kakak hebat seperti dia (Ssssttt, jangan keras-keras bicaranya. cz Tak pernah saya mengatakannya hebat secara langsung di depannya. haha). Kami ibarat kucing dan tikus. Kadang berantem dan kadang akur. Yah begitulah seninya berkakak-adik.

Unfortunely, yang dikenal hebat itu hanyalah kakak saya. Seolah saya hanya ekornya. Dan tak berarti. Gimana rasanya? Kadang sakit kan jika kehadiran kita tak dianggap apa-apa? haha…

Kala itu, saya pun berjanji bisa mengukir prestasi secara mandiri tanpa sedikit campur tangan dari Kak Yuli. Prestasi-prestasi semasa SMA-nya lah yang memotivasi saya untuk terus berprestasi.

Fourth, Pak Asri DJalil, S.Pd, M.Si, beliau adalah orang yang memotivasi saya untuk mencintai dunia tulis menulis. Rambut putih yang menandakan ia tak muda lagi, tak menjadi penghalang bagi dia untuk terus memberi inspirasi kepada siswa-siswanya. Beliau adalah guru favoritku di SMA Negeri 5 Palu. Beliaulah mentor saya dalam belajar menulis mulai dari nol.

You know, kawan, jika seandainya saya tetep keukuh untuk sekolah di SMAN 1 Mamosalato, Bungku Utara. Mungkin saya tak kan berjumpa dengan ayah keduaku ini🙂 Oh iya, sebelumnya saya mau cerita sedikit, sebenarnya waktu SMA saya bersekolah di Bungku Utara. IKut bersama Kakak perempuan saya yang telah menikah dan menetap di sana. Alasan kepindahan saya ke SMAN 5 Palu, yakni karena di Bungku tidak ada jurusan IPA karena saat itu, sekolahnya masih berumur jagung. Alhasil, saya pindah ke Palu lagi. Sebenarnya, hampir semua sekolah di Palu tak menerima kehadiran saya sebagai siswa IPA coz kelas IPA udah penuh. Bisa masuk jika lewat “jendela”.

Sambil berdoa, dan terus usaha, ketika kedua kalinya saya mendaftar ke SMAN 5, kala itu Kak Yuli langsung yang bicara sama Pak Kepsek. Kak Yuli mengatakan kalau Adik saya : Puji tak beda jauh hebatnya dengan dia. Dia yakin kalau saya bisa mengukir prestasi juga. Ga nyesel menerima siswa kayak Puji (wkwkwkwk…itu dicampur dengan kata-kata saya🙂 )

Finally, alhamdulillah saya keterima di SMAN 5 Palu. Alhamdulillah berkat bantuan Kak Yuli dan Pak Asri, saya bisa memenangkan juara 1 pada lomba menulis opini tentang Guru yang dilaksanakan oleh Koran Harian Radar SUlteng. Saat itu, saya memperoleh hadiah laptop Axioo. Ya Allah luar biasa, akhirnya sebelum lulus SMA, saya bisa mencetak prestasi. Hingga saat ini, laptopnya masih bagus🙂 laptop ini lah yang telah membantu saya dalam menelurkan tulisan-tulisan.

Ya Allah…terima kasih atas segala rencana indah yang telah engkau skenario-kan. Sesungguhnya semua ini tidaklah kebetulan semata. Sesungguhnya ini ada sebab-akibatnya yang telah engkau pilihkan kepadaku.

Sungguh, saya sangat berterima kasih sekali kepada Allah, bisa dipertemukan dengan Pak Asri. Bagi saya, beliaulah guru pengobar inspirasi. Yang tanpa pamrih berbagi ilmu. Yang ikhlas tatkala berbuat. Itu semua terlihat jelas dari aura wajahnya dan kejernihan matanya. Sangat beda dengan guru yang lainnya.

Saat saya berjuang dalam suatu kompetisi menulis, bahkan menang, kala itu pasti langsung teringat wajah Guru favorit saya itu. Entah mengapa. Seolah kuat hati ini untuk mengenang jasa-jasanya. Sayangnya, hingga saat ini, saya belum dapat memberikan apa-apa buat beliau. Hebatnya beliau, juga pernah mengatakan “Melihat kalian sukses dan berhasil, itu sudah membuat bapak bangga”. Ya Allah…benar-benar tanpa pamrih dan tulusnya Pak Asri ini.

Pernah suatu ketika, saat saya mengatakan kepada teman bahwa saya akan mengunjungi ke rumah guru untuk berkonsultasi. Lantas dia mengatakan “Apa? sudah kuliah gini (di semester akhir lagi), kamu masih ada jalin komunikasi dengan guru?” Kala itu teman saya kaget dan sedikit salut ke saya, karena saya masih dekat dengan guru SMA saya meski udah kuliah. Yah begitulah yang namanya guru favorit, dia tak mengenal status “mantan siswa”, karena saya tetaplah menjadi anak muridnya. Sampai kapan pun. Bagi saya, Pak Asri itu seperti Umar Bakri, penggambaran guru di masa lampau. Juga seperti sosok Ibu Muslimah, yang mendidik anak-anak siswanya dengan penuh keikhlasan. Subhanallah🙂

Fifth, Danang Ambar Prabowo. Si pembuat jejak video inspirasi. Dia bukanlah siapa-siapa saya. Tak pernah saya berjumpa dengannya. Namun sungguh kehadirannya mempengaruhi beberapa persen kehidupanku. Berkat video motivasi yang berisi impian-impiannya yang telah tercapai, saya jadi termotivasi. Juga tulisan-tulisan motivasi yang ada di blognya. Hmmm very inspiring! Kala itu, saya pun berjanji AKAN MENGIKUTI JEJAK-JEJAKNYA. Kalau tidak salah, sekitar tahun 2009, saya mulai menyusun 101 mimpi. Alhamdulillah, hampir semua impian-impian saya terwujud🙂 Memang subhanallah sekali kekuatan mimpi itu.

Hmmm, tinggal 1 mimpi saya yang belum terwujud, yakni bisa belajar di Amerika sebelum sarjana. Saya berjanji, jika impian saya itu terwujud, saya akan membuat video motivasi juga sama seperti Kak Danang.

sixth, Blogger Indonesia. Saya gak bisa sebut satu-satu namanya. Yang jelas saya banyak belajar dari mereka. Belajar mengenai motivasi, perjuangan, cita-cita, kepedihan hidup, dan indahnya islam dan ukhuwah.

Itulah kawan-kawan🙂 orang-orang spesial yang telah menginspirasi hidup saya. Kata pepatah, jika ingin harum, maka berkawanlah dengan penjual parfum. Nah jika ingin menjadi orang yang sukses, maka berkawanlah dengan orang-orang sukses. Karena kesuksesan mereka akan kecipratan juga ke kita…

Aamiin. Insya Allah. Semoga tulisan ini bermanfaat buat para pembaca🙂

Nantikan tulisan inspiratif lainnya. Keep in touch🙂🙂🙂😉

7 thoughts on “My Inspiring People

  1. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Sangat bermanfaat dan insfiratif. I really like it.

    “Kalau tidak salah, sekitar tahun 2009, saya mulai menyusun 101 mimpi. Alhamdulillah, hampir semua impian-impian saya terwujud🙂 Memang subhanallah sekali kekuatan mimpi itu.” Saya hanya menyusun 100 mimpi saja.

    Saya mohon izin meng-copy sebagian artikel ini, untuk tulisan yang sedang saya susun. insya Allah sumber blog ini disebutkan.
    جزاك الله خيرا كثيرا

  2. “sixth, Blogger Indonesia. Saya gak bisa sebut satu-satu namanya. Yang jelas saya banyak belajar dari mereka. Belajar mengenai motivasi, perjuangan, cita-cita, kepedihan hidup, dan indahnya islam dan ukhuwah.” Al-Hamdulillah, blogger juga termasuk he..

    Oh ya, saya juga sedang belajar Bahasa Inggris. Kalimat ini, “very inspiration!” kayaknya kurang enak dibaca, kalau menurut saya lebih enak, “very inspiring”. mohon maaf kalau saya salah, maklum masih belajar he..

  3. assalam…
    enjii chubby… hahaha lucu aii baca pengakuanmu ini..
    tapi sekarang kayaknya congkak dakh, krn lbh hebat dr kakanya :p
    semoga gak.. aamiin..
    semangat terus,,,
    wujudkan mimpi kakakmu ini, yg tdk tersampaikan.. hehehee
    semoga dimudahkan dan dibahagiakan dlm setiap cita-cita, aamiin..

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s