Galau dengan Banyaknya Dosa dan Sedikitnya AmaL

PujiZ0178Seandainya waktu dapat kembali
Inginku memulai cerita sekali lagi
Awali putihnya lembaran hidup ini
Tanpa menodainya dengan warna-warni
Duniawi ?

Segalanya memang mungkin terjadi
Tapi waktu yang berlari takkan berhenti
Bahkan kesempatan tuk berbaik hati
Hanya penyesalan yang terjadi berulang
Kali?

Iringilah perbuatan buruk dengan yang baik
Niscaya pahala akan menghapus dosa
Dan berserah dirilah hanya kepada Allah
Sesungguhnya pintu maaf Allah semesta alam

Allah semesta alam…

(Sesal Tiada Guna, Munsyid  By Shaff-Fix)

Nasyid di atas membuat hati ini “galau” mengenai dosa dan amal. Terkadang saya merenung dan bertanya pada diri sendiri, Sudah banyak kah saya melakukan kebaikan di muka bumi ini? Bagaimana perbandingan antara perbuatan yang buruk, apa lebih banyak yang baik, atau yang buruknya? Tak sampai di situ. Belum lagi jika menilai sisi niat keikhlasannya, apa sudah ikhlas ngerjain amal ini dan itu?

Astagfirullah…. Wallahu ‘alam. Semua yang tahu cuma Allah, dan saya hanya coba melakukan yang terbaik. Insya Allah semua diniatkan hanya karena Allah. Dan jika ada niat-niat yang lain, ya mungkin saja syaitan yang coba mengganggu niat-niat ini. Dan saya kudu meluruskannya kembali🙂

 Waktu begitu cepat berlalu, gak kerasa saya berada di dunia ini udah 22 tahun. Perasaan saya kemarin masih kecil deh. Perasaan saya kemarin masih suka main sepeda, lari-larian ke hutan, main karet, masih mewek,😀 Eh, sekarang udah gede. Dan 22 tahun adalah waktu yang lama untuk mencari jati diri. Semoga menjadi muslimah yang shalehah lagi tangguh, adalah pilihan yang tepat. Semoga menjadi jundillah yang senantiasa menggaungkan syari’at Islam, adalah pilihan hidup yang benar. Semoga diri ini termasuk orang-orang yang beruntung menurut Allah.

 Ya Allah,
Mudahkan aku untuk mengenal lebih dalam dien ini
Mudahkan lah aku tuk menjadi jundillah-Mu yang siap rela mati demi-Mu…
Mudahkan lah aku tuk menyebarkan kebaikan-kebaikan di lingkungan sekitar…
Mudahkan hati ini untuk menjaga niat-niat suci ini…
Terima lah taubat dan kebaikan-kebaikan yang pernah aku lakukan…
Izinkan lah aku menjadi orang-orang yang beruntung menurutMu…
Izinkan lah aku masuk ke jannahMu,
Izinkan lah daku berjumpa denganMu, karena yang selama ini ku lihat masih berupa penciptaanMu, sedang yang menciptakannya, betapa aku sangat merindukannya. Sungguh, berdecak kagum hati ini tatkala melihat kekuasaanMu yang begitu menakjubkan.

 ”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr).

Semoga saya, dan kita semua, termasuk orang-orang yang beruntung (tak rugi) yang dijanjikan oleh Allah dalam kitab-Nya. Dimana kuncinya yakni memegang teguh agama Allah dengan beriman, beramal shalih, berdakwah kepada Allah, dan bersabar atas semua itu. Dengan menghiasi diri ini dengan 4 kreteria tersebut, insya Allah surga-Nya dapat kita raih. Aamiin.

#Let’s Move on🙂😉🙂😉😉

2 thoughts on “Galau dengan Banyaknya Dosa dan Sedikitnya AmaL

  1. Dalam Shohih al-Bukhori, dinukilkan perkataan shahabat Rosululloh yang mulia, yakni Ibnu Mas’ud rodhiyallohu ‘anhu, beliau berkata : “Sesungguhnya seorang mu’min itu memandang dosa-dosa seperti seseorang yang duduk di bawah sebuah gunung yang tinggi, dia takut kalau-kalau gunung itu menjatuhinya. Sedangkan orang yang fajir (ahli maksiat), dia memandang dosa-dosanya itu seperti seekor lalat yang nempel dihidungnya, bila tangan bergerak mendekat kepadanya, lalat itupun segera terbang karenanya.”

    Artinya, seorang mu’min sejati itu takut melakukan dosa, seperti takutnya kalau-kalau gunung yang tinggi akan menimpanya, sedangkan orang yang banyak berbuat maksiat, dia memandang remeh akan dosa-dosanya, seperti seekor lalat yang nempel di hidung, yang akan segera terbang kalau ada sesuatu yang bergerak mendekatnya, seperti tangan atau yang lainnya. Allohul Musta’an (Alloh adalah Dzat yang memberi pertolongan), semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberi taufiq pada kita untuk mudah bertobat dan beristighfar dari dosa-dosa kita. Aamiin.

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s