KEMENRISTEK RI dan SENTRA HKI UNTAD Gelar Sosialisasi HKI

SOSIALISASI HKI

@Santika Hotel Palu, 30 mei 2013

Kementrian Riset dan Teknologi  Republik Indonesia (Kemenristek RI) bekerjasama dengan Sentra HKI Untad menggelar sosialisasi HKI di Hotel Santika Palu, kamis (30/5). Sosialisasi yang dibuka langsung oleh Wakil Rektor I, Prof. H. Hasan Basri, MA, PhD. ini dihadiri oleh dosen PTN/PTS se-Kota Palu, dan para pejabat/staf pemerintah daerah.

Hadir sebagai pembicara, Dr. Sabartua Tampubolon, Kepala Bidang Masyarakat, Asisten Deputi Kekayaan Intelektual dan Standarisasi Iptek, Kementrian Riset dan Teknologi RI. Secara jelas beliau memaparkan materi tentang Insentif Hak Kekayaan Intelektual (HKI).  Dalam Outline yang disampaikan, HKI atau Hak Kekayaan Intelektual adalah padanan kata dari Intellectual Property Rights (IPR), yakni hak yang timbul dari hasil olah pikir yang menghasikan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.

Menurut Dr. Sabartua, pemahaman masyarakat mengenai keuntungan HKI masih sangat minim. Kedua, lanjutnya, pemahaman proses pendaftaran HKI juga tergolong rendah. Padahal untuk mekanisme pendaftaran secara jelas dimuat pada website Direktorat Jenderal HKI (DJHKI).

 “Saat ini pengetahuan masyarakat tentang HKI masih sangat minim. Terlebih saat ini, mata kuliah HKI hanya diajarkan di fakultas hukum. Padahal mata kuliah tersebut seharusnya diajarkan pula di fakultas yang sering menghasilkan produk atau teknologi, seperti teknik, kedokteran, dan MIPA,” kata Dr. Sabartua.

Lanjut dalam paparannya, beberapa ruang lingkup HKI yakni hak cipta (copyright) dan hak kekayaan Industri (industrial property rights). Khusus hak kekayaan Industri, terbagi menjadi beberapa bagian yaitu paten, desain industri, merek, perlindungan varietas tanaman, desain tata letak sirkuit terpadu, dan rahasia dagang.

Dr. Sabartua juga menyampaikan bahwa untuk meningkatkan perolehan hak paten dan kepemilikan HKI produk teknologi dan produk kreatif, serta untuk mendorong tumbuhnya industri nasional berbasis HKI, olehnya itu KEMERISTEK memberikan insentif HKI kepada para peneliti, baik dari kalangan dosen, mahasiswa, dan masyarakat luas. Insentif yang dimaksud berupa Insentif raih HKI dan insentif Sentra HKI.

“Ruang lingkup insentif HKI terdiri dua bagian. Pertama, insentif raih HKI yaitu insentif untuk perolehan HKI. Kedua, insentif sentra HKI yaitu insentif pembentukan sentra HKI dan insentif penguatan sentra HKI,” paparnya. “Sejauh ini, Untad sudah memiliki lima teknologi atau produk kreatif yang dipatenkan di KEMENRISTEK. Selain itu, Untad juga telah memiliki sentra HKI,” tambahnya.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi HKI ini, olehnya itu pemateri menghimbau kepada seluruh peserta sosialisasi agar segera mendaftarkan hasil penelitiannya yang berupa teknologi atau produk kreatif. Pendaftaran insentif HKI dilakukan dengan cara mengajukan proposal kepada KEMENRISTEK. Proposal yang diajukan diterima paling lambat tanggal 31 oktober 2013 (cap pos). Untuk mengetahui segala persyaratan dan mekanisme pengajuan proposal, pengusul dapat mengunduh pedoman pengajuan insentif HKI di www.ristek.go.id.

Di akhir sosialisasi, kegiatan ditutup secara langsung oleh Adfiyanti Fadjar, SH., LL.M. selaku ketua sentra HKI Untad. Dalam sambutannya beliau mengharapkan kepada para peneliti Untad untuk mendaftarkan produk atau teknologi hasil penelitiannya.

“Diharapkan kepada para peneliti Untad untuk segera mendaftarkan hasil penelitiannya. Ke depannya, sentra Untad akan terus mensosialisasikan HKI dan insentif HKI agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui manfaat HKI ini,” tutupnya. (Pnq)

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s