Celoteh

image

Sejatinya orang yang berada di sekitar kita saat ini belum tentu akan bersamai kita selamanya. Bisa jadi beberapa hari ke depan ia akan pergi bersama harapannya. Begitu juga sebaliknya… Orang yang saat ini tak pernah ada dalam hidup kita, tiba-tiba datang mewarnai segala lini kehidupan kita.
Bukanlah suatu kebetulan, karena Allah tak pernah membuat keputusan yang serba asal. DIA punya maksud dan tujuan tuk “mempertemukan” dan “memisahkan” yang satu dengan yang lainnya.

Semuanya bergerak begitu cepat layakya roller coaster. Apa yang kita alami hari ini belum tentu pernah sedikit pun terpikirkan dalam ingatan kita. Kadang suatu keberuntungan tiba manakala kesempatan dan kesiapan telah ada. Hidup pun kadang berarah pada ketiga hal tersebut yang saling bersinergi satu sama.lain…

Segala sesuatu yang kita miliki di dunia hanyalah bersifat semu. Semuanya hanyalah milik Allah, dan semuanya pula akan kembali padaNya. Olehnya itu, banyak yang bilang, kita mesti bersikap layaknya seorang tukang parkir, yang rela melepaskan dan memberikan mobil/motor kepada si pemilik aslinya. Hmm begitu pula hidup. Segala sesuatunya adalah milik Allah. Ketika Allah berkeinginan mencabut miliknya dari kita, kita mesti mengikhlaskannya. Karena toh itu semua hanya barang titipan buat kita.

Oh iya, ada satu fenomena lagi yg saat ini sangat marak. Adakalanya, kita sering memuji kemolekkan/ketampanan seseorang. Atau kita sering memuji kehebatan, kecerdasan dan juga kekayaan seseorang. Memujinya terlalu berlebih. Tidak kah kita sadar bahwa ALLAH SWT iri dengan pujian yang berlebih yang kita lemparkan pada orang tersebut? Allah iri karena dikau lebih banyak memuji kelebihan orang tersebut. Sering kali kita lupa, SIAPA SANG PEMILIK orang hebat tersebut? Siapa yang menjadikannya hebat? Tentunya SANG yang menjadikannya hebat, sesungguhnya Lebih HEBAT, lebih CERDAS, dan lebih lebih segalanya. Menembus segala batas yang dipikirkan manusia. subhanallah! ALLAHU AKBAR🙂

Selama ini kita terlalu banyak memuji kehebatan orang, dan kurang memuja dan memuji Allah SWT.

Mari bermuhasabah diri. Sudah berapa kali kita memuja dan memuji-Nya? Sudah berapa kali kita menyebut namaNya? Apakah dalam keseharian kita senantiasa berucap kebaikan demi kebaikan?
Mari temans, kita instropeksi diri. Dengan begitu, semakin hari kita menjadi insan yang benar2 unggul di mataNya. Kita terlihat baik di mata Allah karena ketakwaan kita. Dan insya Allah, di mata manusia juga akan mengikuti…

-Celoteh via HP-
Hikmah demi hikmah kutemui di ramadhan yang penuh berkah ini. Bersama orang-orang yang kan pergi dalam beberapa tahun meninggalkanku.
Juga menanti kehadiran seseorang yang telah pergi, dan insya Allah akan kembali. Dan kita berkumpul lagi…
Sungguh, aku mencintai kalian. My beloved family🙂 Semoga Allah melindungi kita semua. Aamiin

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s