Notes From Thailand; Thumbs Event

P1340307

Alhamdulillah finally aku bisa tuntaskan semua catatan-catatan waktu dari Thailand. Meski di Thailand cuma 5 hari + 2 hari di Jakarta, bagiku setiap detiknya terdapat kesan. Jadi deh, tulisan sampe mozaik 9. Maaf jika tulisannya agak lebay.com atau jika ada yang kurang berkenan. Gambaran tentang Bangkok ini sesungguhnya hanya dari kacamata penulis saja, jadi bisa aja kita berbeda pendapat. Monggo dikomen ya temen-temen 🙂 🙂

Baca lebih lanjut

Iklan

Notes From Thailand (Mozaik 9-The last)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Perjalanan ini terasa sangat menyenangkan, sayang engkau tak duduk di sampingku, kawan…. 😉

Tak terasa udah 5 hari kami berada di Bangkok. Inilah hari terakhir kami, Jum’at 24 Mei 2013. Suka dan duka  dijalani dengan ikhlas dan sabar. Insya Allah perjalanan ini membawa berkah buatku.

Baca lebih lanjut

Notes from Thailand (Mozaik 8 )

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

AKu kadang berpikir, lebih baik aku menghabiskan uang untuk jalan-jalan, untuk belajar pada alam terkembang, dan untuk melihat dunia, dibanding jika uang tersebut kugunakan untuk membeli HP atau barang berharga lainnya. Hmmm bagiku, aktivitas melihat dunia lebih menyenangkan, lebih menantang, dan lebih bermakna. Banyak banget pembelajaran yang kudapat, lebih dari sekedar diceritakan orang atau melalui video. Inilah pembelajaran alam yang amat sangat berharga karena dapat meng-upgrade mindset-ku menjadi lebih dan lebih baik lagi. Alhamdulillah…

Baca lebih lanjut

Notes from Thailand (Mozaik 7)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-ku.” (Qs. Adz-Dzariyat: 56)

Salah satu poin penting yang bisa kudapatkan dari hasil perjalananku adalah “kadar kesyukuranku kepada Allah kian meningkat”. Inilah bentuk penyembahanku sebagai hambaNya. Insya Allah makin bersyukur, maka makin rajin ibadahnya. Makin tinggi rasa sosialnya terhadap sesama. Makin tinggi rasa nasionalisme pada Negara, karena ingin berkontribusi banyak untuk memajukan negeri. Aamiin.

Baca lebih lanjut

Notes from Thailand (Mozaik 6)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

“Kenali dunia dengan sedekat-dekatnya. Bukan dari kaca Jendela. Bukan dari pintu rumah. Bukan sekedar dari TV, gambar  atau pun video. Tetapi lihatlah dunia. Berjalan dan bertebar lah di muka bumiNya, lalu ambillah pelajaran”

Baca lebih lanjut

Notes from Thailand (Mozaik 5)

P1340164

Tempat pemesannan taxi. Tepat di depan Don Muang airport

Open your heart, soften your mind, and hear the voice of nature – Anonymous

Keluar dari Bandara, kami langsung menuju ke tempat pemesanan taksi. Dengan bermodalkan sebuah kalimat berletter Thailand, kami akan menuju kediamannya Pak Anwar. Kurang lebih  1 jam, waktu yang dihabiskan menuju kediamannya. Satu hal baru yang kutemui di Bangkok adalah nyatanya sopir atau tukang ojek di sini, gak hanya bergender laki-laki, tapi banyak pula loh yang Ibu-ibu. Dan mereka sama profesionalnya dengan kaum bapak 😀 Di sini pula, aku bisa membuktikan bahwa biaya hidup di Bangkok itu terjangkau. Benar adanya jika di internet aku mendapatkan info bahwa hidup di sini bisa 30% sampai 50% lebih murah dibandingkan Kota Jakarta. Jadinya aku sangat bersyukur bisa traveling di negeri yang terjangkau ini. Nggak seperti biaya hidup di Eropa/amerika/Australia, yang wowww gitu, super duper muahaaaal 😀 but, insya Allah, suatu saat nanti Allah akan memberikan rejeki dan kesempatan untukku, menjejaki negeri-negeri itu. Aamiin yaa rabb.

Baca lebih lanjut