Review of ISIC paper

Perbesar gambar untuk melihat jelas

Website konferensi ISIC London

Kemarin cukup senang karena paperku dkk bisa lolos ke tahap seleksi selanjutnya. Kami bersyukur, karena kami bisa ngalahin 900an paper yang lain yang mana konferensi ini disasari oleh mahasiswa indonesia se-dunia. Se-dunia bo’. Selain itu, tidak hanya mahasiswa S1, ada juga mahasiswa S2 dan S3. Alhamdulillah saat ini paper kami masuk ke dalam 53 paper terbaik. Eitttsss jangan senang dulu, karena papernya akan diseleksi kembali menjadi 25 paper terbaik, dan itulah yang akan diikutsertakan pada kegiatan konferensi di London (9 s.d. 10 november 2013 mendatang).

Lanjut yaaa…
Pas aku ngecek website konferensinya, wahhhhh rupanya ada hasil penilaian dari penilai paper. Teman-teman bisa melihatnya pada gambar itu. Awal-awalnya statement-nya sih cukup menyenangkan. Eh pas di baris ke enam tertulis “The quality of the writing (English); Poor – too many major mistakes“. Dan itu apa artinya kawan? hehe grammerku masih ancur, kacau balau, gak karu-karuan. Englishku masih ngalor ngidul dari timur ke barat😀. Pokoknya masih perlu belajar english. And for future I hope I can master it. Aamiin.

Ketika tahu bahwa englihku ancur banget, aku berencana untuk meminta bantuan ke teman yang jago bahasa inggris. Meminta dia buat jadi editor dadakan🙂 hihi… Namun, itu semua gak terjadi. Soalnya gimana mau dibantu ngedit englishnya, wong, full paper berbahasa indonesianya aja belum fix diperbaiki. Biasalah miss deadliner hihi… Jadinya aku ngedit sendiri, dan tentu tak lain dan tak bukan dibantu oleh mbah google😀

My paper number is 700

My paper number is 700

Lanjut cerita pas detik-detik mendekati waktu deadline, eh tiba-tiba mati lampu. Gubrakkkkkk:-/ Gimana nih? Full papernya udah selesai aku perbaiki, tapi tiba-tiba mati lampu. Jadinya gak bisa ngirim. Mau ke warnet, gak tau warnetnya dimana. Panik bukan main loh. Ehhhh entah kenapa paniknya malah ku bawa tidur aja. Hoaaammmm udah ngantuk banget soalnya. Belum tidur… Mana mau sahur buat puasa besok…
Udah deh, jadinya ku tinggal tidur.

Keesokan harinya, pas mau submit paper di website konferensi ISIC, ehhhh aku udah gak bisa submit naskahnya lagi. Gimana dongggg???? panik, dan tambah panik lagi. Pikir dari ujung barat dan timur, apa yang harus dilakukan. Jadi kirim gak ya? waduh rugi dong kalo cuma setengah jalan gini. UDah cape beberapa hari terakhir ini ngurusin itu, eh ujung-ujungnya gak jadi dikirim. Sangat menggantung sekallliiiiii😦 Apa yang harus kulakukan? Gumamku berpikir dari tadi.
Ya udah, alangkah baiknya aku emailin panitianya, dan aku berkata sejujurnya kalau mati lampu, jadinya belum bisa ngirim naskahnya.
Dear commitee, Aku belum sempet ngirim full papernya coz semalam mati lampu. Pas ngecek paginya, eh websitenya udah dikunci sama panitianya, jadinya aku gak bisa submit lagi. Gimana tuh? Apa aku akan didiskualifikasi? tak adakah kesempatan lagi buatku?” Aku memelas. Kira-kira begitulah isi emailku😀
Selang beberapa menit, panitia membalas emailku. “Oke akan saya buka untuk kamu. Pastikan bahwa naskah udah di submit sebelum pukul 3.pm WIB,” Jawabnya singkat.

Aku tak habis pikir, ternyata panitia memberi kesempatan kedua buatku. Alhamdulillah, inilah berkah mati lampu. haha… Sekarang masih pukul 1.pm WITA. Setidaknya aku punya waktu beberapa jam untuk mengecek kembali grammerku yang slebor😀

Next, alhamdulillah aku udah submit full papernya. Aku pasrahkan semuanya sama Allah SWT. Entah diterima atau tidak, aku akan terima apa adanya. Jika gak keterima, berarti aku dkk kudu belajar sangat soal english. Emang itu satu hal yang amat teramat penting di jaman modern seperti ini. Jika tahun ini gak berjodoh ikutan event internasional (konferensi internasional,red), aku berjanji deh, kan nyoba lagi tahun depan. Pokoknya akan berjuang sungguh-sungguh demi impian yang satu ini >>> menjadi pembicara internasional di ajang keilmiahan. Aamiin. Semoga itu semua bisa terwujud. Dimana ada kemauan di situ ada jalan. Man saara ala darbhi washalah; siapa yang berjalan di jalanNya akan sampai tujuan. Ingin jadi pembicara internasional, kudu melewati cobaan dan rintangannya. SUngguh ini semua tak semudah membalikan telapak tangan. Bersusah-susah di saat orang nyaman berada di zonanya. Intinya, We must be a winner in uncomfortable zone.

Kami tinggal nunggu kabar selanjutnya. Kira-kira tanggal 24 Agustus 2013 pengumumannya. Akan dikabari 25 naskah terbaik, yang akan diikutsertakan di ajang bergengsi tahunan ISIC London 2013. AKan kah kita bisa hadir di event itu? Akan kah Allah SWT mengizinkan kami tuk menginjakan belahan bumi London lewat ISIC? Hmmm kita lihat nanti kawan. Mohon doanya yaaaaaaaaa. Mungkin saja dari doa yang dipanjatkan oleh orang-orang sholeh dan sholehah seperti kalian lah, impianku bisa terwujud. Boleh jadi melalui perantara doa kalian, Allah akan mengijabahnya. Semoga🙂😉

#Pasca Lebaran. Sebelumnya minal ‘aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan bathin.
Taqabalallahu waminna waminkim. Shiyamana wa shiyamakum.
AKu mau mandi dulu yaaaaa, siap-siap buat kegiatan halal bi halal sekaligus wisuda anak santri TPA.
@Lebaran ketiga di Campalagian, Sulawesi Barat

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

9 thoughts on “Review of ISIC paper

  1. mbak tahun ini saya hendak mengikuti ISIC 2016 tapi masih bingung dengan format abtract, kalau berkenan bisa share contoh abtract ke email saya (helloenka(at)gmail(dot)com? terimakasih

  2. mbak puji, saya tahun ini berencana mengirim paper ke ISIC, mau tanya nih, apakah papernya harus berdasarkan penelitian yg sudah dilakukan atau boleh hanya gagasan tentang hal yang akan dilakukan penelitian?

  3. mau tnya dong kak, saya mau ikut paper nya kan, nah apakah paper yang kita kirim itu berdasarkan penelitian atau boleh baru gagasan?

  4. Assalamuallaikum kak, saya nita dari UB, kak boleh kah saya meminta conoth karya kakak? sebagai contoh saya untuk menulis ISCI 2016. Terima kasih.
    Wassalamuallaikum

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s