Notes from Thailand (Mozaik 6)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

“Kenali dunia dengan sedekat-dekatnya. Bukan dari kaca Jendela. Bukan dari pintu rumah. Bukan sekedar dari TV, gambar  atau pun video. Tetapi lihatlah dunia. Berjalan dan bertebar lah di muka bumiNya, lalu ambillah pelajaran”

Selasa, 21 Mei 2013. Kala kami sarapan, kami berjumpa dengan Pak Anwar sekitar pukul 10.00 pagi. Laki-laki separuh baya itu tengah sibuk menenteng beberapa tas belanjaan untuk restorannya. Aku senang bukan main, kala beliau menyapa kami dengan bahasa melayu. Ia paham sedikit kosakata melayu. Alhamdulillah ia membawakanku sebuah kartu perdana untuk internetan yang berlaku selama seminggu. Bagiku, saat itu internet adalah sesuatu yang amat penting, selain ku bawa peta. Aku bisa membuka map di HP androidku, bisa Tanya-nanya di Mbah google jika suatu ketika kami tersesat di jalan. Sungguh, tinggal di Negara yang lebih maju di banding Indonesia kayak gini, google map itu sangat bermanfaat dan BEKERJA sekali. Saat pencarian rute jalan, dan nomor bus yang akan kami gunakan. Karena nomor bus di sini bermacam-macam, jadi jangan sampai salah. Oh iya traveling di Thailand itu, kita akan berasa sedikit harap cemas jika kesasar, karena sebagian besar penduduknya tidak mengetahui bahasa inggris. Hmm kecuali orang-orang yang professional atau terpelajar. Parahnya lagi, kadang pak sopir hanya mengetahui tulisan bahasa Thailand-nya aja. Hmmm Alhamdulillah sister Sakinah membantu kami, menuliskan nama-nama tempat yang rencananya aku tuju, namanya bertuliskan Thai.

Suasana restoran kecil milik Pak Anwar

Suasana restoran kecil milik Pak Anwar

Menu Breakfast pagi ini; ompleng :-D

Menu Breakfast pagi ini; ompleng😀

Hari ini, Pak Anwar mengajak kami pergi ke Taman safari. Sebetulnya aku nggak mau ke sini. Dalam hati ku bergumam, ngapain lihat hewan-hewan? Toh di Indonesia juga bejibun😀 Hmm namun akhirnya kami tetap ke sini, dengan alasan, Kapan lagi lihat koleksi hewannya orang Thailand? Hehe… Lumayan banyak juga koleksi hewannya. Selidik punya selidik sih, kami dibawa ke sini karena costumer-nya juga nantinya akan ke sini. ROmbongan orang Palestine datang, sekitar 15 orang. Namun sayang semuanya RAJAL. Nggak ada muslimahnya. Jadinya kami hanya mengekor dari belakang. Saat memasuki area koleksi, kami barengan satu bus dengan orang-orang Palestine itu. Yang ku dengar, mereka berbahasa arab. Sayangnya, yang bisa pahami Cuma kata afwan, syukron, la,😀 hihi

Bersama saudara dari Palestine di Bus

Bersama saudara dari Palestine di Bus

Sebenarnya, aku dan kakak nggak mau ikutan masuk ke tempat koleksi, rencananya hanya foto-foto di luar saja, namun pada akhirnya kami masuk juga. Pak Anwar yang bayarin tiket masuknya. Alhamdulillahhh🙂

P1340330

Pose bersama Pak Anwar

Inilah pemimpin THailand yang diagung-agungkan

Inilah pemimpin THailand yang diagung-agungkan

P1340315

Dua anak manusia yang amat riang😀

Depan papan nama

Depan papan nama

P1340311

P1340308

Rinai air

Sekitaran Taman

Sekitaran Taman
P1340282

Dua artis THUMBS event

P1340290

My sister Yuli

P1340285
Setelah puas di Safari park, kami menuju restoran makanan halal. Malahan kami ditraktir oleh orang-orang Palestine tadi. Kami makan nasi kuning sore-sore euyyy. Di restoran itu, aku berjumpa pertama kali dengan istrinya Mr. Anwar. Ternyata pagi dan siang tadi, ia sibuk jadi guide buat orang-orang Malaysia. Dan Alhamdulillah lagi, aku dan kakak, berlanjut pada grup Malaysia tadi. Kami pergi ke pusat perbelanjaan di Bangkok. Wuiihhhhh kami ke Platunam mall, dan berjejeran gedung perbelanjaan lainnya. AKu lupa apa namanya. Yang jelas gedungnya sangat mewah dan tinggi menjulang. Pokoknya deretan 1 km daerah itu sangat ramai.

Menu makan siang. Makan nasi kuning briyani. Ini setengah porsi loh..

Menu makan siang. Makan nasi kuning briyani. Ini setengah porsi loh..

Kita berada di daerah Nana rd. saat makan. Selanjutnya mau menuju Mall.
Kita berada di daerah Nana rd. saat makan. Selanjutnya mau menuju Mall.

Kita berada di daerah Nana rd. saat makan. Selanjutnya mau menuju Mall.

Ternyata air sungainya juga cukup kotor, dan beroil gitu. Tapi aku cukup salut, karena biar gitu, termanfaatkan sangat baik

Ternyata air sungainya juga cukup kotor, dan beroil gitu. Tapi aku cukup salut, karena biar gitu, termanfaatkan sangat baik

Menanti Boat lewat

Menanti Boat lewat

Perahu pun tiba. Namun kami nggak jadi naik perahu coz beda arah

Perahu pun tiba. Namun kami nggak jadi naik perahu coz beda arah

Aku dan kakak menapaki dengan gembira. Terlebih amat senang, tatkala seseorang menyapa kami dan menyalami kami, “Assalamu’alaikum”. Jilbabku adalah identitas kami sebagai seorang muslimah. Alhamdulillah dapet doa dari muslim/muslimah lainnya. Lebih bahagia lagi, ketika kami berbincang-bincang. Nanya asal dan lain-lain. Namun sayangnya, ada yang menduga kami orang Malaysia. Hmmm Malay lebih terkenal mungkin yaa. Hmmm taka pa lah, yang penting, kami langsung mengklarifikasi hal tersebut😀

Sekitaran jalan, banyak orang yang bedoa >> Budha

Sekitaran jalan, banyak orang yang bedoa >> Budha

Nampak dalam bus

Nampak dalam bus

Ke surganya Perempuan

Emang bener, ternyata daerah sekitaran Platinum mall itu bagai surga bagi kaum perempuan. Surganya perempuan. APa sebab? Nafsu belanjanya perempuan akan memuncak, karena jualan di sana bikin ngiler. Selain beraneka ragam, harganya juga terjangkau. Mau nyari barang mewah ada. Mau nyari yang KW atau palsu juga ada😀 Parahnyaaa, di sana banyak jual barang palsu atau duplikat. Dan terkadang penjualnya nggak bilang.

We arrived at Mall... Rameee banget sepanjang 1 km ini

We arrived at Mall…
Rameee banget sepanjang 1 km ini

PLatinum Mall :-) Yukkk borongggg

PLatinum Mall🙂 Yukkk borongggg

Uniknya saat berbelanja di situ, kami dihadapkan dengan kalkulator untuk menyepakati harga barangnya. Bergantian, tarik-ulur kalkulator. Hihi lucuuuu😀

Tabletnya lucu. Siapa yang nggak tergoda? *Meski Palsuuu :-(

Tabletnya lucu. Siapa yang nggak tergoda? *Meski duplikat alias Palsuuu😦

Di saat kesempatan gini, kami pun tidak hanya diam begitu aja. Lanjut otak bisnis jalan😀 aku nawarin tablet ke teman-temanku di Indonesia, Alhamdulillah ada yang minat. Setidaknya, kami bisa dapet untung, kalau kecil. AKhirnya, agenda Thumbs itu sedikit ternoda dengan hal yang berbau bisnis, hehe…

Peaceeeee :-D

Peaceeeee😀

Narsissss

Narsissss

Dalam Mall

Dalam Mall

Subhanallah pukul 6 sore kami kembali ke tempat tinggal. Luar biasa perjalanan hari ini, semuanya serba GRATIS, biaya transportasi gak bayar lagi. Karena mobil yang kami pakai itu udah ditanggung oleh orang-orang Malaysia tadi.

Kembali ke penginapan, sebelum istirahat, kami dinner dulu. Alhamdulillahhhh jalan-jalan kali ini aman lancar jaya!!

@Thumbs event
19 s.d 25 AGustus 2013

One thought on “Notes from Thailand (Mozaik 6)

  1. Ping-balik: Notes From Thailand; Thumbs Event | Pujiati sari's Blog

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s