Notes From Thailand (Mozaik 9-The last)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Perjalanan ini terasa sangat menyenangkan, sayang engkau tak duduk di sampingku, kawan….😉

Tak terasa udah 5 hari kami berada di Bangkok. Inilah hari terakhir kami, Jum’at 24 Mei 2013. Suka dan duka  dijalani dengan ikhlas dan sabar. Insya Allah perjalanan ini membawa berkah buatku.

Sayangnya, saat di Thailand ini, aku nggak sempet berkunjung ke salah satu masjidnya. Hiks juga sih. Namun mau diapain lagi. Padahal sebelumnya pengen ke masjid JAWA. Masjid yang dibangun oleh orang jawa yang udah menetap di Thailand. Ya udah deh…

Oh iya, aku belum menceritakan hal ini. Perlu diingat bahwa, di Thailand itu nggak berlaku mata uang rupiah. Semua money exchange nggak akan menerima rupiah. Kecuali bank, iya nerima. Nerima sih nerima, tapi dibelinya dengan harga sangat muraaaahhhh sekali. Bisa turun sampe 50%. Hmmm pokoknya rugi banget. So, mending dari Indonesia, teman-teman, tukarin memang ke mata uang BATH, supaya nggak rugi. Atau kalau mau aman, akan lebih baik jika uang indonya ditukar ke dollar Amerika. Itu lebih baik, jika dibanding uang Indonesia. Kalau dollar, pertukarannya konsisten. Nggak jatuh banget.

Hmmm itulah yang kami alami sobat. Kami kehabisan uang dalam THAI BATH. Alhasil kami rugi, jika uang Indonesia ditukar di bank. Oh iya, belum lagi, aku dihadapkan dengan masalah; KARTU ATM Sinarmasku nggak berlaku di Thailand. Apa sebab? Karena kartunya tidak berlogo MASTERCARD, atau link-link internasional. Hanya ada link lokal. So, uangku di ATM gak bisa ditarik. Dalam kasus seperti ini, aku hanya berpositif tinking aja, hmm “kali aja Allah ngelakuin gini, biar aku nggak boros. Biar tabunganku aman, untuk masa depan nanti.” Aku optimis dan sabar aja. Syukurnya Kak Yuli mau minjemin uang buat aku. Alhamdulillah… Saat di Indonesia, sebenarnya sih aku banyak menukarkan uangku ke bath, namun entah mengapa, uang itu cepat amblasnya😀

Sayonara…

Jum’at ini, kami enggan kemana-mana. Selain budget udah abis, kami harus packing dan beres-beres kamar. Seusai shalat dan makan siang, kami berpamitan. Sebelum pahit kami sempat foto-foto dulu. Saat itu kami hanya berfoto dengan sakina, jom, dan nam. Sedangkan Pak Anwar dan istrinya, tengah sibuk dengan pekerjaannya di luar. Jadinya aku nggak bisa pamit langsung dengan Pak Anwar. AKu hanya pamitan lewat LINE😀

Sebelum berpisah, aku memberikan oleh-oleh buat Sakina. Aku memberikannya makanan khas Sulawesi Tengah, yaitu Kripik Nangka, dan bawang goreng. Juga khas INDONESIA, kripik tempe😀 Alhamdulillah ia senang menerima hadiah itu.

AKhirnya pukul 3 siang kami menuju bandara internasional Suvarnabhumi dengan menggunakan taksi. Dari Thailand, kami akan transit di Singapura.. Alhamdulillah bisa menginjekan kaki kembali ke negeri ini. Bandaranya emang luas banget. Bahkan berpredikat sebagai bandara terbaik se-Asia kayaknya. Namun sayang seribu sayang, tempat segede ini tak memiliki ruang shalat walau hanya semester dua meter. Miris!

Aku sangat bersyukur berjumpa dengan keluarga Pak Anwar. EMang bener ya, muslim yang satu dapat memahami muslim yang lainnya. Meski berbeda negri, namun kami disatukan dengan ikatan yang bernama ukhuwah. Kita disamaratakan dengan syariat islam. Hidup bersama mereka, seolah aku tinggal di Indonesia. Berasa tenang, aman, dan damai. ENtah apa jadinya, jika hostfamku bukan muslim. Wallahu a’lam. Semoga Allah senantiasa melindungi setiap jejak tapak hidup kita. Aamiin.

Semoga suatu saat aku bisa berjumpa dengan mereka kembali. Semoga aku dapat berkunjung ke negeri ini, dan mengunjungi tempat-tempat lain yang belum sempat ku tapaki.

Berkelana dan terus berkelana. Merantau dan terus merantau, sejauh mata memandang. Pelajari dan Mentaffakuri segala ciptaanNya. The next insya Allah Amerika atau Eropa. Aamiin… See you there🙂

@Thumbs event
19 s.d 25 AGustus 2013

 

One thought on “Notes From Thailand (Mozaik 9-The last)

  1. Ping-balik: Notes From Thailand; Thumbs Event | Pujiati sari's Blog

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s