Seremoni Pembukaan PIMNAS ke-26, Mendikbud RI Janjikan Beasiswa Studi Lanjut Buat Pemenang

DSC_0247PIMNAS atau Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke- 26 merupakan puncak kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2013 yang berlangsung di Universitas Mataram, NTB. Kegiatan tersebut dimulai  tanggal 10 s.d. 13 september 2013. Adapun Seremoni pembukaan PIMNAS dilaksanakan di depan gedung rektorat Universitas Mataram (UNRAM). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA., selaku menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, selasa (10/9). Pemukulan gendang Beleq oleh Mendikbud merupakan tanda dimulainya ajang bergengsi PIMNAS tersebut.

Rektor UNRAM, Prof. Ir. H. Sunarpi, PhD memberikan sambutan awal pembukaan PIMNAS ke-26. Dalam sambutannya, Prof. Sunarpi memberikan ucapan selamat datang  kepada seluruh kontingen PIMNAS. Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa 400 tim yang mengikuti PIMNAS ini adalah para juara yang telah mengalahkan ribuan tim lainnya.

“400 tim yang mengikuti Pimnas adalah para juara, karena telah mengalahkan 40.000 tim lainnya. Mudah-mudahan melalui PIMNAS ini, mahasiswa dapat terus berprestasi, berjuang, bersilaturrahim, dan bertukar pikiran/pandangan yang dapat menghasilkan kerjasama diantara PTN serta PTS universitas si-Indonesia,” Kata Prof. Sunarpi.

Prof.Sunarpi juga menjelaskan bahwa dalam PIMNAS ini dihadiri oleh tidak kurang dari 2000 orang peserta yang terdiri dari 3 s.d. 5 orang anggota dari 400 tim yang lolos seleksi. Kegiatan ini juga dihadiri 400 pembimbing PKM, 65 orang tim juri, dan 40 orang panitia dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI).

Kemudian, sambutan kedua diberikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi. Sambutannya banyak berisi wejangan dan inspirasi bagi seluruh peserta upacara pembukaan.

 “Ada pepatah mengatakan apabila di suatu rumah banyak ahli ilmu maka rumah itu akan mendapat berkah. Maka dengan adanya PIMNAS ini kita semua dan kami dari pemerintah provinsi NTB khususnya berharap di Mataram ini dengan berkumpulnya para ahli ilmu akan membawa berkah di NTB,” kata Zainul.

Selanjutnya, sambutan ketiga diberikan oleh Mendikbud. Isi sambutannya juga tidak kalah menyemangati para peserta PIMNAS kali ini. Mendikbud menjelaskan beberapa tahapan pola pikir manusia. “Kita tahu beberapa tahapan pola pikir kita mulai dari dicipline mind, interdcipline mind, multi interdicipline mind, dan creative mind. Pada tahap berpikir kreatif (creative mind) membawa konsekuensi perbedaan, dan perbedaan membawa konsekuensi konflik. Olehnya itu, dibutuhkan pola pikir respect mind.  Pola pikir ini menghargai perbedaan. Itupun juga belum cukup, maka kita perlu ke tahap puncak pemikiran. Tahap puncak ini disebut Ethical mind yaitu pola pikir yang didasarkan pada etika, karena segala sesuatu akhirnya kembali pada etika,” imbuh Mohammad  Nuh.

Dalam sambutan menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, beliau mengatakan bahwa Indonesia dapat maju manakala dapat membangun tradisi dan budaya keilmuan, salah satunya melalui ajang bergengsi tahunan PIMNAS. Selain itu beliau juga mengatakan bahwa DIKTI akan memberikan beasiswa studi lanjut bagi mahasiswa yang juara di event tersebut. Beasiswa tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah, di luar penghargaan yang akan diperoleh pemenang nantinya.

 “Nanti siapapun yang jadi juara di tiap cabang, begitu ditetapkan, maka kementerian akan berikan beasiswa,” ujarnya. Dia melanjutkan, beasiswa tersebut diberikan pada mahasiswa yang berasal dari jenjang D3, maka dia akan diberikan kesempatan utk melanjutkan ke D4, atau S1. Sedangkan, jika sang mahasiswa berada di S1, maka akan diberikan beasiswa untuk ke S2.

Di seremoni pembukaan PIMNAS juga ditandai dengan penyerahan piala Ardhikarta Kertawidya dari pihak Juara Bertahan yakni Universitas Brawijaya yang diwakili Pembantu Rektor III, Ir. HRB. Ainurrasjid, MS. kepada Mendikbud, kemudian diserahkan kepada pihak penyelenggara yang diterima oleh Rektor UNRAM. Selanjutnya  seremoni pembukaan diakhiri dengan Hiburan Tari Medley Nusantara.

Saat ditemui oleh MT, 1 tim PKM-M asal Untad merasa senang dapat mengikuti ajang bergengsi PIMNAS. Humairah, Selvi, Masriatun, dan Kamaria, keempat mahasiswa delegasi Untad tersebut sangat optimis bisa meraih prestasi di kegiatan tersebut.

“Menjadi satu-satunya tim PKM asal Untad yang bisa mengikuti Pimnas ini, tentunya kami sangat senang dan bersyukur, bisa bersaing dengan 2000an mahasiswa lainnya. Di sini kami akan melakukan yang terbaik untuk Untad,” ucap Humaira dengan penuh keoptimisan. Pnq.

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s