Sampai Kapan pun SEMANGAT Ini Tak Kan Pernah Luntur

PUJIIII“Jika mereka bertanya kpdmu ttg smangat, jwblah bhwa bara itu msh tersemat dlm dadamu! Bahwa api itu msh bersemayam dlm dirimu! Bahwa matahari itu msh terbit di hatimu! Bahwa letupan itu siap meledak dlm duniamu! Katakan itu pd mereka, orang-orang yg ragu akan kmampuan dirimu.. Krna mimpimu saat ini adalah kenyataan utk esok.”
-Hasan al-Banna

Yeahhhhh, Insya Allah…sampai Kapan pun SEMANGAT Ini Tak Kan Pernah Luntur. Saya punya ALLAH yang akan menjaga itu. Semangat MAN JADDA WAJADA! Semangat untuk menjadi muslimah yang dicintaiNya. Aamiin

Dalam sebuah buku atau kata temen saya (Waduh maaf referensinya kurang jelas), katannya, seseorang yang semangatnya rendah (dalam hal yang positif ini ya) itu menandakan bahwa iman orang tersebut juga lagi down. Atau mungkin boleh dikata jika ada seseorang yang hingga detik ini tak punya semangat apa-apa dalam hidup, itu berarti ada yang salah dalam pemahamannya selama ini. Ia kurang referensi, ia kurang ilmu. (Kalo kalimat yang dua terakhir itu pendapat saya pribadi hehe).

Mengapa saya katakan demikian? Banyak orang di luar sana salah kaprah. Mereka kira semangat itu tidak berbanding lurus dengan iman. Nyatanya demikian.Ketika kita yakin, percaya 100% kepada Allah, ibadah kita bagus, insya Allah semangat hidup juga bagus… Semangat hidup di dunia untuk bekal di kampung akhirat. Kita harus yakin bahwa nothing impossible. Berharap hanya pada-Nya. Meminta hanya pada-Nya.

Dan saya harus mengatakan juga bahwa “seseorang yang semangat hidupnya rendah itu adalah tanda orang yang tidak bersyukur”. Apa lagi ada beberapa teman saya yang mengatakan “Mbak, sepertinya saya nggak punya potensi apa-apa”. Lebih-lebih pernyataan semacam itu, jelas-jelas banget contoh manusia yang tidak bersyukur, yang sombong (Maap jika saya katakan demikian). Apa sebab saya katakan seperti itu? Karena setiap orang itu terlahir dengan potensinya masing-masing. Manusia itu adalah mahluk yang paling sempurna dibanding mahluk yang lain. Allah telah menyelipkan potensi pada setiap pribadi-pribadi kita. Lah emang nggak bersyukur banget jika ada orang yang menganggap dirinya tak punya potensi apa-apa. Well, sebenarnya setiap orang itu bisa diandalkan, setiap orang punya bakatnya masing-masing. Hanya saja kita terkadang sudah patah arang duluan di depan. Sudah kalah sebelum berperang. Padahal sesungguhnya semuanya itu diawali dengan kemauan dan belajar yang tak pernah henti. Lanjut pada praktek dan pengulangan, dan itu tentunya membutuhkan waktu yang sanga lama…

Well well to do well😀 kembali ke topik utama. Berbicara tentang SEMANGAT, bagi saya itu adalah hal yang sangat menarik. Insya Allah semangat saya untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya baik yang sifatnya duniawi maupun akhirat itu tak kan pernah luntur. Jika jatuh, berupaya tak jatuh sampai drastis. Namun jatuh sedikit saja lalu melompat dan berlari lebih kencang😀

Ada beberapa sahabat yang bertanya, “Gimana sih caranya tetap semangat?”. Well di sini saya akan berbagi sedikit pengalaman saya. Ini murni menurut saya pribadi ya. Bisa jadi teman-teman yang lain punya cara yang berbeda. Jadi terserah teman-teman mau nyoba atau tida. Semoga bermanfaat🙂

Kalau saya pribadi, terkadang hal-hal yang saya lakukan untuk menjaga semangat atau motivasi yaitu, pertama, Lebih rutin ibadah dan komunikasi dengan Allah. Merenung kira-kira apa yang salah dalam perjalanan hidup saya. Apa yang harus diperbaiki. Saat dekat dengan-Nya lah, rahmat dari-Nya terasa begitu tercurahkan. Adem, nyaman, tanpa beban, dan meyakini bahwa skenario Allah lah yang terbaik. Yakin aja bahwa semuanya akan indah pada waktunya.

Kedua, saya kembali mengingat daftar mimpi-mimpi saya. Saat ini ada sekitar 128 mimpi. Dan masih banyak yang belum tercoret >_< Saya berpikirnya bahwa kalau saya sering uring-uringan tak jelas, diam dan tak ada action, lantas kapan mimpi-mimpi itu segera terwujud? Umur udah 23 tahun, saya merasa tua banget. Emang yaaa tua kagak bisa dihindari T.T dan tua itu kepastian. dan belum tentu saya dapat merasakan hari tua yang sebenar-benarnya. Kalau umur panjang ya alhamdulillah🙂 Gimana ya rasanya diumur 50 atau 60 tahun? tentu bayang-bayang ajal udah di depan mata. Wallahu a’lam. *Belum siap mati. Namun paksa siap tatkala si pencabut nyawa datang.

Ketiga, ingat wajah kedua orang tua kita. Guratan-guratan di dahinya yang menandakan ia tak muda lagi. Tubuhnya yang terlihat ringkih. Saya terkadang suka menangisi keduanya karena hingga sampai saat ini belum bisa mewujudkan impian-impian mereka. Namun ingin sekali saya segera mewujudkannya. Terkadang pula tangis pun lebih menjadi-jadi tatkala saya jauh dari mereka. Entah itu pas sekolah beda kota, ikut kegiatan di luar kota atau di luar negeri, atau bahkan tatkala berada melayang di atas pesawat. Mungkin di saat seperti itu hanya awan yang menjadi saksi. Sesungguhnya saya sayang bangettttt dengan kedua orang tua saya. Olehnya itu, modal semangat harus tetap membara demi orang-orang terkasih seperti mereka.

Keempat, Berkumpul dengan orang-orang shaleh. Entah itu di suatu kajian atau majelis itu sangat baik. Sangat menentramkan, bisa dijadikan tempat ngecas baterai semangat yang kadang udah lowbat😀 Dan saya berupaya sesibuk apa pun tetap ikut liqo, dan nyempetin juga ngisi liqo. Ngisi liqo bukan berarti saya udah hebat loh, oh tidak!! sungguh saya sangat terbatas banget ilmunya T.T. Namun saya percaya bahwa bukan karena lisan, bukan karena paksaan saya terhadap mereka, namun karena hati-hati kita lah yang telah ditautkan oleh Allah SWT untuk bersatu. Untuk saling menyokong antara satu dengan yang lainnya. Aku cinta kalian karena Allah SWT *Aseeeekkkk

Kelima, Untuk menjaga semangat, terkadang saya suka berkunjung ke beberapa blog. Membaca cerita-cerita mereka yang sedang disibukan berbagai aktivitas baik di dalam maupun luar negeri itu serasa saya berada tepat di samping mereka🙂 Serasa saya mendengarkan langsung curhatan mereka. Di saat kesulitan melanda, saya melihat mereka tetap semangat. Ada beberapa daftar link blog yang saya udah tandai dan saya sering berkunjung ke blog mereka. Bukan cuma blog, namun juga facebook teman-teman semuanya. *Tapi kalo yang statusnya galau, waduhhh itu mah lewat -_-Jujur bahwa mereka-mereka yang berprestasi itulah yang saya jadikan indikator bahwa saya harus berprestasi seperti mereka. Meski saya tinggal di Palu, tapi sesungguhnya jiwa saya seolah melayang-layang di Jakarta, bandung, yogjakarta, surabaya, semarang, aceh, padang, palembang, makassar, Jepang, Amerika, London, Belanda, Belgia, Prancis, Turki, Singapura, Thailand, Malaysia, dan masih banyak lagi. Hehe😀 Sungguh saya banyak belajar dari mereka. Mereka adalah guru kehidupan saya. Semoga suatu hari nanti bisa berjumpa dengan mereka semuanya. Aamiin😀

Keenam, traveling. Di saat jalan-jalan, maka kita akan berjumpa orang baru, yang ternyata mereka orang hebat. Curilah ilmunya, ambil lah pengalamannya. Belajar kebudayaan setempat, dan berjumpa dengan orang-orang yang beragam etnis atau pun kebangsaan, itu menjadikan kita berpikir “out the box” dan insya Allah semangat-semangat mereka akan tertular juga pada diri kita. Olehnya itu sering-seringnya berjalan, dan ambillah hikmah dari perjalanan itu.

Hmmm ya mungkin 6 itu yang paling utama, cara saya gimana mempertahankan semangat. Namun perlu sahabat-sahabat sekalian ketahui bahwa “motivasi dan semangat terbaik itu, anda sendiri yang ciptakan!” Itu semua tergantung teman-teman. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, tanpa adanya kemauan dan usaha sendiri. So, jangan hanya berdiam diri, segara ACTION. Terapkan keenam tips dari saya itu jika teman-teman suka. Oce? Semoga bermanfaat.

Oh iya, ini saya punya video motivasi cerita perjalanan hidup saya;
https://www.youtube.com/watch?v=ZdxkyrvpqE4
dan kalo ini link game Joyo yang saya dkk buat:

2 thoughts on “Sampai Kapan pun SEMANGAT Ini Tak Kan Pernah Luntur

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s