Antara Buku dan Jodoh

KaKek, tahu kah engkau betapa senangnya aku mendapati karya-karyamu di rak buku itu. Dengan gagahnya, aku mendekap salah satunya. Hmmm tapi tahu kah kek, dengan sekejap niat itu kuurungkan, karena ada yang lebih prioritas untuk dimiliki, dan modalku tak banyak untuk memiliki semuanya.

Meski ku tak bisa memiliki secara fisik ilmumu kek, tapi bukannya aku bisa melahapnya dengan bebas di istana mayamu kek?
Tenang saja Kek, aku akan berusaha untuk menjadi cucu terbaikmu.
Meski kita jauh kek, tapi ilmumu setiap harinya aku lahap dari media yang engkau sajikan.
Berharap ku bisa kerON kayak kakek, menjadi insan sukses mulia. Aamiin…

Itu status fbku hari ini🙂 Bukan sekedar status biasa sebetulnya, namun seperti sebuah surat singkat dari seorang cucu kepada kakeknya. Aku begitu kagum dan rindu pada kakekku. Sebenarnya sudah lama aku ingin berjumpa secara langsung dengan beliau. Oh iya, anyway, daritadi aku ngomongin kakek, apa sahabat semua tahu tokoh kakek yang kumaksudkan?😀😀🙂 Sudah kenal nggak dengan sosok kakekku yang sangat inspiratif? *Sok SKSD nih aku ceritanya hihi😀 Kakek yang kumaksud adalah Jamil Azzaini, sang motivator yang terkenal dengan kalimat “SUKSES MULIA”nya. Jadi ceritanya, Jamil Azzaini ini sering dipanggil dengan sebutan kakek, karena petuah-petuahnya yang amat sakti hehe. Kalimat motivasinya sangat menyejukan hati. Coba saja sahabat tengok tulisan-tulisannya di websitenya; www.jamilazzaini.com
Subhanallah bikin adem, aku banyak belajar dari situ.

Sahabat, gini… jadi ceritanya tuh hari ini aku pengen ke Ramedia (Ramedia ya, bukan gramedia :-p ), ke sana dengan niat untuk membeli bukunya kakek yang berjudul “ON” atau “Tuhan inilah proposal hidupku”. Pas ku Tanya ke penjaga tokonya, stok yang ada di sana katanya ada buku “ON” dan “Makelar Rejeki”. Mendengar itu, aku sangat senang banget, ternyata bukunya kakek ada juga. Oh iya, sebenarnya beberapa tahun yang lalu aku udah pernah liat bukunya kakek yang berjudul “Tuhan inilah proposal hidupku” di rak ramedia, ya namun aku gak langsung membelinya coz saat itu aku belum jadi cucunya kakek #Eh, alias belum mengenali kakek🙂 Hmmm sebenarnya buku “Tuhan…” udah ku baca resensinya dan pernah juga diceritakan isinya oleh temen, isinya sangat bagus bingiittttt🙂 Selain itu juga, ceraman2 kakek udah aku denger di youtube. Buku ON pun udah kutahu isinya dari ceramah-ceramahnya.

Hmmm awalnya ku berniat untuk membeli buku ON. Ceritanya udah kudekap-dekap nih. Harganya 54ribu. Lanjut kulihat lagi ada buku keren yang beberapa minggu lalu ya emang ku penasaran dengan isinya, yaitu the 7 awareness, Buku 7 kesadaran written by Nanang kosim yusuf, atau gaulnya sering disebut nakoy. Rata-rata sih referensi penulis dan motivator hebat tuh ku dapati dari nonton inspirasi iman yang tayang setiap hari kamis jam 12 malam di TVRI. Harga buku 7 kesadaran itu sekitar 100ribuan. Ku lihat lagi ada buku keren, the power of public speaking, harganya persis dengan bukunya nakoy. Semuanya best seller, lah aku jadi bingung mau beli yang mana. Uang sih ada, tapi aku sempat mikir-mikir. Rasanya amat berat karena aku rencana mau nabung buat ke Pare. Beli ketiganya juga sebenarnya gak masalah, tapi… tapi… Hmmm 3 jam aku di ramedia, bingung nentuin mana buku yang mau dibeli. Awalnya sih mau beli bukunya kakek, tapi eh kecantol dengan yang lain. Belum lagi, ada kabar baik sepertinya, kali ini toko buku ini mulai melebarkan ruangannya, jadi buku keagamaan dan motivasi semakin bejibun #Wuihhh keren😉 Sepertinya aku akan menjadwalkan untuk berkunjung ke sini setiap pekan. Hehe…

Masih berkutat dengan apa yang akan kubeli. Eh tiba-tiba mataku tertuju pada buku yang selama ini kucari juga, yaitu “9 summers 10 autumns” kisah nyatanya bang iwan yang hidup di amerika. Belum lagi kudapati 3 buku tentang kehidupan orang di amerika, pertama tentang seorang pemuda yang jadi pekerja illegal di amerika. Kedua, kisah tentang seorang ibu yang hidup di amerika bersama dua anaknya. Ketiga, seorang ulama yang berdakwah di amerika ketika masa-masa pemboman 11 september. Hmmm entah kenapa kalo mendengar kata amerika, aku selalu memberi perhatian yang lebih pada negara yang satu ini. Rasanya ada satu misteri yang harus kuungkap #Ciee. Yaa, seolah ada chemistry antara aku dengan Negara paman sam itu. Yang entah aku nggak tau itu apa. Wallahu a’lam. Hmm mungkin sebagian orang ada yang benci dengan Amerika, dan orang-orang di sekelilingku pun pasti ada yang bertanya-tanya, “Mengapa sih Amerika yang dijadikan dreamland? Dan bukan yang lain? Amerika itu Negaranya orang kafir!”
Meski pertanyaan itu tidak secara langsung kudengar, tapi aku tahu apa yang teman-temanku pikirkan tentang Amerika. Aku tahu, apalagi orang-orang yang anti dengan Amerika.
But kawan, bagiku, dunia itu kepunyaan Allah🙂 Tidak ada istilahnya Amerika itu negaranya orang Kafir, karena toh ada juga muslim taat yang tinggal di sana. Bahkan setelah pemboman 11 september, orang yang pobia islam malah jadi penasaran dengan islam, dan akhirnya kenali islam dan menjadi mualaf. Subhanallah kan?🙂
Bagiku, semua langit itu sama, mau Indonesia, mau Amerika, Palestina, dan semua-semuanya adalah karya maha agung Allah SWT. Dimana pun kita berpijak, sejatinya kita harus menegakkan kalimat Laa ila haillallah. Aku ingin lanjut S2 di Amerika, aku ingin berdakwah di sana selama 2 tahun. Menjadi muslimah yang mengenakan jilbab saja sudah menjadi ibadah di sana. Ini loh identitas muslimah, we proud wear this🙂 Hmmm yaa rabb mudahkan langkah hamba untuk studi ke sana. Hamba yakin pasti ada jalan buat orang-orang yang tak pernah lelah berjuang…

Well back to laptop, kembali ke pilihan buku yang mau kubeli. Belum lagi di sana ku lihat buku-buku yang menarik lainnya, ehmm ada buku tentang pernikahan *Ah jangan dulu yang itu, yang di rumah sudah cukup kayaknya, tinggal dibuka-buka kembali hehe… Ada juga buku-bukunya Ust.Yusuf Mansur, dll. Pokoknya kerON-kerON deh😉 Oh iya sebenarnya aku juga nyari bukunya Mbak Ade, www.rinduku.wordpress.com, buku yang judulnya “Perempuan Pencari Tuhan”. Pas ku Tanya ke penjaga Tokonya, wah rupanya nggak ada stok buku itu. Ya udah deh…

Hmmm udah 3 jam aku berada di Ramedia, dan masih bingung memilih buku. Memilih buku aja segini ribetnya ya, apalagi memilih jodoh *Aduhh sensitive banget kalo soal itu😀 . Kalo kata Ust.Salim A.Fillah “Dalam memilih jodoh, pilihlah yang tepat. Bukan yang ideal/sempurna. Karena kalo nyari yang ideal, gak bakalan ketemu,” katanya. Berlandaskan pada nasehat itu, ehm aku berpikir bahwa buku yang akan kubeli saat ini adalah buku yang emang sangat dan sangat penting dan kubutuhkan saat ini. Teringat kembali pada kalimat “Pilih yang engkau butuhkan, bukan yang engkau inginkan,”. Kalau mau dipikir, semua buku yang ku sebut di atas sangat bagus, penting dan bermanfaat🙂 dan terpikir olehku “Apakah semua buku itu engkau butuhkan saat ini? Dan buat apa?” Hmmm mikir.com. memilih, antara buku dan jodoh itu sama susahnya, sama ribetnya. Pilih buku yang tepat Ji, yang saat ini dibutuhkan, aku membatin.

Cover-Buku-The-Power-Of-Public-Speaking1AKhirnya, dengan mengucapkan bismillah, kupilih buku “the power of public speaking” karangan Charles bonar itu. Mengapa kupilih buku itu? Karena emang saat ini aku focus untuk meningkatkan kemampuanku berbicara di depan umum. Aku masih pas-pasan banget, belum jadi orator handal. Hmmm berharap aku bisa jadi muslimah inspirator handal kayak kakekku😉 kayak mba OSD juga😉 Aamiin yaa rabb, mudahkan niat baik ini. Aku rasa semuanya butuh pembelajaran, dan nothing impossible. Kata Bang Charles, just research, rehearse, and relax saat menjadi public speaker. Oh iya menjadi public speaker tak hanya ketika berbicara saat di depan podium saja, untuk menjadi seorang guru/dosen yang dirindu juga butuh trik-trik khusus loh. Oh iya alasan utama mengapa aku membeli buku itu karena tanggal 15 Maret ke depan, aku dapat job nih jadi salah satu inspirator dalam kegiatan talk show di kampusku. Alhamdulillah, ada-ada saja rejeki itu ya🙂 Yang aku paling hargai adalah kesempatan dan kepercayaan yang mereka berikan kepadaku. Itu amat mahal bagiku. Ini akan menjadi wadahku untuk terus mengasah kemampuan. Sebab kata orang sih, semakin banyak jam terbang maka akan semakin mahir. Semoga saja, dan semoga Allah senantiasa meridhoi semua aktivitas kita. Aamiin.

Salam sukses mulia, sahabat🙂
Tiada hari tanpa bertumbuh🙂🙂🙂

4 thoughts on “Antara Buku dan Jodoh

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s