Balesan Email dari Guru Kehidupan

Sebelumnya, saya kirim email ke salah satu guru kehidupan saya. Alhamdulillah dibales cepat oleh beliau. Berikut ini saya forward isi email yang saya kirim, juga balesan dari Mas Ulza. Oh iya, sebelumnya saya perkenalkan dulu sedikit profil mas Ulza ini. Beliau merupakan putra daerah jambi. Saat ini S2 di Rusia. Awalnya, skor toefl beliau hanya 390an, namun setelah belajar di kampung inggris pare, skornya meningkat drastis hingga di atas 600. Masya Allah, menakjubkan bukan? Dari kisah perjuangannya dalam menaklukan TOEFL di kampung inggris, menjadikan saya terpacu untuk segera menuntaskan skripsi, dan berharap bisa juga bersemedi di pare sekitar 4-6 bulan. In shaa Allah saya masih menabung nih. Mohon doanya sob, moga terwujud 🙂 🙂 🙂

Baca lebih lanjut

Iklan

Palu-Jakarta, Dua tempat persinggahanku

Hampir genap 20 tahun aku menghabiskan waktu di Palu, kota yang panas nan terik. Dulu aku menyesal kenapa bisa terdampar di kota ini. Dan berfikir bahwa aku mungkin tak kan pernah bisa jalan2 atau kembali ke jakarta lagi.
Baca lebih lanjut

Seleksi ON MIPA-PT Tahap I Hasilkan 28 Peserta Terbaik

SELEKSI ON MIPA - PT (Foto 2)Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bekerja sama dengan Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam tingkat Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) tahap I, Sabtu (5/4). Berlangsung di Aula FMIPA, seleksi ON-MIPA diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas. Seleksi yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut menghasilkan 28 peserta terbaik dari 4 bidang seleksi.

Baca lebih lanjut

GPVC 1.19 Medan, Arasy Pulang Bawa Pesan Perdamaian

GLOBAL PEACE di Medan Muhammad Arasy Hairul, satu-satunya mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang berkesempatan untuk mengikuti Global Peace Volunter Camp (GPVC) 1.19 di Medan. Kegiatan yang bertema “young people making change” ini berlangsung selama 4 hari yaitu 3 s.d. 6 April 2014.

GPVC merupakan sebuah pelatihan pemuda dengan pokok bahasan menciptakan perdamaian dunia melalui kerukunan antar umat beragama, budaya kesukarelawanan, dan penguatan keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk mrmbangkitkan jiwa kepedulian para pemuda serta membawa perubahan sosial untuk membangun dunia yang damai dalam ruang lingkup satu keluarga yang berketuhanan Yang Maha Esa.

Baca lebih lanjut

2 Mahasiswa Untad Ikuti IYD Camp di Makassar

IYD Camp di MakassarDua mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) mengikuti Indonesian Youth Dialogue (IYD) Camp di Hotel Lan Antang, Makassar. Kedua mahasiswa itu yakni Djodi Firmansyah (FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Inggris 2013) dan Moch.Rizky Anas (FAPETKAN jurusan Peternakan 2013). IYD Camp berlangsung selama tiga hari, mulai 11 s.d. 13 Maret 2014.

Menurut Djodi Firmansyah, untuk dapat mengikuti IYD Camp, sebelumnya terlebih dahulu ia melewati seleksi berkas. Ia mengakui telah mendaftar IYD Camp di Denpasar namun tidak lolos. Tak patah arang, selanjutnya ia pun mendaftar kembali pada program IYD Camp di Makassar, dan akhirnya dinyatakan lolos seleksi.

Baca lebih lanjut