Ingat kah Engkau dengan Mimpimu yang Dulu?

Hari ini aku membuka arsip-arsip lama di hard diskku. Waktuku tersita lama pada sebuah folder yang dulunya aku selipkan asa. Hmmm folder itu bernama “IELSP”.

Masih ku ingat jelas beberapa tahun silam sejak 3 tahun terakhir ini. Aku sangat mengimpikan bisa lolos pada program itu. Berbagai usaha ku lakukan agar bisa lolos. Tak sedikit dana yang ku keluarkan untuk 3 kali tes TOEFL ITP dan kirim berkas. Namun semuanya nihil kawan! Aku gagal berkali-kali. Penyebab utamanya karena nilai toeflku rendah. Dua kali tes ITP hasilnya berkisar 410-433. Hingga yang terakhir tes hanya mendapatkan 450.

Aku tak berjodoh di IELSP. Bener2 tak berjodoh. Jadi pupuslah harapanku agar aku bisa ke Amerika sebelum sarjana S1.

Saat aku membuka video kenangan dan motivasi dari Alumni Ielsp, aku menangis. Menangis karena impianku yang satu ini tidak terwujud. “Wahh, rupanya impian yang ku ngebet banget ini, dulunya begitu teramat aku inginkan,” batinku.

Allah belum mengizinkan ku ke Amerika sblm S1. Di balik semua itu ada hikmah yang bgitu luar biasa sobat! Alhamdulillah, DIA menggantikannya dengan yang lebih baik. Mengapa aku katakan lebih baik? Sebab aku mendapatkan bertubi2 kemudahan untuk ke sana. Negara itu adalah London. Jika kita mengecek 50 kampus terbaik se-dunia, maka sobat pasti kan temukan persaingan antara kampus di Inggris dan Amerika. Kedua negara ini bener2 bersaing, nggak mau kalah banget🙂
Coba perhatikan aja, ke-50 kampus tersebut didominasi oleh kedua negara itu. Yang ku saluti adalah meski inggris sebagai negara yg kalo dilihat dari luas geografinya lebih kecil dibanding Amerika, namun sistem pendidikannya sangat baik.
Olehnya itu, suatu kesyukuran yang amat mendalam ketika ku dapat menginjakan kaki ke negeri Ratu Elizabeth.
Selain itu, kata dosenku, untuk dapatkan visa ke UK itu tidak mudah. Berkali-kali ia mendaftar namun tidak diterima permohonan visanya. Nah beda dengan aku dkk, alhamdulillah semuanya dimudahkan. Pokoknya mulai dari pengumuman hingga kembali ke Indonesia semuanya dimudahkan. Semuanya ada solusinya, meski awalnya ada beberapa episode yang begitu mendebarkan jiwa namun semuanya teratasi🙂
Belum lagi terhitung, nuansa eropa yang begitu kental kami rasakan di sana. Aku betul2 merasakan mistis Film Harry Potter. Bisa merasakan dinginnya London hingga -3 derajat celcius, dan itu mengakibatkan bibir aku pecah2 dan berdarah. Tak hanya itu, ternyata aku juga bisa merasakan dan melihat mulutku mengeluarkan asap/kabut seperti di pilem2 barat saat di musim dingin. Masya Allah sungguh aku tak kan melupakan kenangan terindah itu.

Kenikmatan yang ku dapati itu tentu menjadikan aku bersyukur pada Allah karena aku dijodohkan dengan London. Aku tidak pernah menyesal belum berjodoh dengan negeri Paman Sam.
Tapi mimpi itu tidak pernah sirna kawannnn🙂 Aku akan terus memperjuangkannya.
Aku akan berjuang lanjut S2 di Amerika. Targetnya di Boston University, University of Washington, Colombia University dan Ohio Universiry.
Namun selain itu, ternyata ada asa pula di negeri Swedia. Sebab ada konsultan yang mau membantu aku untuk lanjut di Swedia. Ada juga teman yang mengharapkanku untuk lanjut di London.
Wew subhanallah, aku akan berjuang untuk lanjut S2 di Luar negeri. Utk masalah negara prioritas, emang sih Amerika, tapi aku juga tetap mencoba peluang yang lain.
So, biarkan Allah yang menuntunku untuk berpijak di belahan dunia pilihanNya. Aku yakin itu pilihan terbaikNya.

Aku menargetkan bahwa dimana pun aku ditaman, aku harus bertumbuh. Dimana pun aku berpijak, asal kalimat-kalimatNya tetap ku gaungkan, insya Allah DIA akan meridhoi segala aktivitasku dan segala kehidupanku. Semoga aku menjadi salah satu hamba terbaikNya. Hamba yang bs berjumpa denganNya. Berjumpa dengan RasulNya. Aamiin…

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s