I.B.U

Ibu. Ibuku bukan lah wanita modern masa kini…
Dia bukan wanita karir yang sibuk sana sini…
Dia bukan pula wanita cerdas yang mengenyam pendidikan tinggi…
Dia tak pernah mengajari ilmu fisika, matematika, dan kimia…
tapi dia mengajarkan tentang sebuah arti hidup dan perjuangan…
Dia mengajarkan bagaimana memanusiakan manusia…
Dia mengajarkan bahwa kerasnya hidup bukan lah untuk ditinggal lari, tapi harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan perjuangan.yang berdarah-darah…

Ibuku bukan lah ibu gaul seperti di Tv-tv…
Ibuku, sosok yang sederhana yang penuh dengan keceriaan…
Ibu sang storyteller yang tak pernah kehabisan ide cerita…

Ibu.
Dia bukan lah ibu necis yang kebanyakan muncul di media, yang mudah mengatakan kata “cinta” dan “sayang” kepada anaknya….
Sungguh aku tak pernah mendengar kata-kata itu keluar dari bibirnya…
Acap kali bertemu, beraktivitas dan bersenda gurau, mana ada kata indah itu sempat dia ucapkan…
Rupanya, ibu bukan lah penebar janji palsu lewat bibirnya yang cantik…

Bagi ibu, cinta dan kasih sayang baiknya ditunjukan dengan sebuah perbuatan….
Baginya, derajat cinta dan kasihnya digambarkan melalui sebuah keteladan yang baik…
Aku tahu bu,
di dalam lubuk hatimu yang terdalam, aku tahu bahwa engkau sangat menyayangiku, yang mungkin saja hal itu melebihi rasa cintamu pada dirimu sendiri…

Ibu, meski engkau tak muda dan secantik dulu, namun aku tahu bahwa kasihmu tak kan pernah luntur dimakan zaman…

Aku tahu tak sedikit engkau berdoa buatku di setiap penghujung shalatmu…
Aku tahu bahwa engkau berharap besar akan kesuksesanku di masa mendatang…
Aku tahu bahwa di balik seringnya teguran/marahmu sesungguhnya merupakan sejernih embun kesejukan buat masa depanku nanti…

Biane ma…
Sorry, mother…
Afwan jiddan jika ku pernah mengecewakanmu…
Maaf juga jika hingga saat ini ku belum bisa membahagiakanmu…

*Buat ibuku, ibu juara 1 se-dunia.
Dengarkan lah aku…
Meski saat ini kita berbeda pulau, aku tau setrum-setrum dan chemistry di antara kita saat ini tengah hidup…
Doa kan aku, mams….
Bulan ini aku tengah berjuang,
I hope that there is a miracle caused your praying…
Luv you, mam :-* :-*🙂🙂

Sungguh aku mencintaimu, Ibu!
Love is you. Love is you. Finally love is you, Mother!

2 thoughts on “I.B.U

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s