Responding Email (again) from Mas Ulza

This is my conversation via email with mas ulza, master student in Russia who had studied for 5 months in English village, Pare. I wish that I can go to Pare soon.

🙂 ^_^🙂

Puji say:

Assalamu’alaikum.
Sy harap mas ulza tdk bosan2x merespon email sy. Ada yg ingin sy tanyakan lagi mas.
Gini mas, vocabulary sy msh minim. dan sy agak kesulitan menghafal vocab baru aplagi kalo smpe ratusan. Mugkin hari ini ingat dgn vocab barux, tapi bs jadi besok2 udah lupa lagi.

1)Nah kira2 metode menghafal yg kayak gimana spya hafalanx bs bertahan lama?
2)Lalu mas ulza knpa milih fokus bljr toefl IBT? knp bkn IELTS? Apa Toefl lbh mudah?
Konsultan dari swedia menyarankan sy utk tes ielts sj krna cpt smpe hasil tesx.
tapi jujur, sy msh asing dgn ielts.
dan kata org, ielts lbh susah dbanding toefl. aplagi di bagian listeningx, yg byk esaix.
Kalo sepengetahuan mas ulza gmn?

Skian n trima kasih
Wassalam.

🙂 ^_^🙂

Mas Ulza say:

walaikum salam puji,,,
insha Allah selama saya bisa membantu, dengan senang hati saya lakukan,,,🙂

1. “Metode penghapalan vocab” terbukti tidak efektif untuk mudah dan mengingat kosa kata baru, ini adalah metode yang diajarkan kebanyakan lembaga kursusan yang ada di Indonesia, termasuk di sekolah, selama saya belajar bahasa Inggris 6 tahun itulah yang membuat saya agak kurang senang dengan bahasa ini, setelah saya mencari apa yang salah selama ini dalam metode belajar bahasa , akhirnya saya temukan ketika saya berada di kampung Inggris, yakni metode “banyak mendengar”. metode ini terbukti luar biasa meningkatkan kosa kata para penuntut Ilmu bahasa inggris di pare, filosopi banyak mendengar dari pada bicara ini tepat digunakan untuk belajar bahasa inggris, metode ini juga saya temukan ketika saya persiapan bahasa russia selama satu tahun ini, dan kenapa teman-teman di kampung inggris jika mempunyai niat dan semangat belajar hanya waktu 6 bulan bisa cas cis cus menggunakan bahasa Inggris? tidak lain tidak bukan juga karena pengaruh lingkungan, lingkungan juga sangat menentukan .

a.. Metode banyak mendengar.

atur jadwal dalam satu hari untuk menonton film berbahasa inggris, terserah film apa, sebaiknya film sesuaikan dengan apa yang kita sukai, misalnya perang=perangan, cinta,lucu-lucuan,ll.awalnya gak apa-apa yang ada subtitlenya berbahasa inggris, tapi untuk mbak puji karena sudah ada dasar saya sarankan tanpa subtitle,. metode ini digunakan rata-rata dinegara eropa barat yangbahasa Inggris bukan bahasa ibu. di pare ada 4 kursusan yang menggunakan metode ini : TEST, ZEAL, ELFAST,dan DC-two.

b. metode dengan mendengarkan lagu bahasa Inggris.

na metode ini juga sudah banyak diterapkan di kursusan di Indonesia salah satunya EF. ini adalah metode dari Oxford University, saya yakin mbak puji sudah paham dengan metode ini. coba dengarkan musik,, cari lirik lagunya, kalau bisa dan sempat, coba ketik ulang lirik lagu tersebut namun hilangkan beberapa kalimat nya, nah untuk mengisi kalimatnya dengar cara mendengarkan lagu tersebut..

Jika sudah, terjemahkan text tersebut, hal ini mengasah pronunciation , dan writing kita serta vocab pastinya.

contoh :

lagu muse Unintended :

You could be my unintended
Choice to live my life extended
You could be the one I’ll always love
You could be the one who listens to my deepest inquisitions
You could be the one I’ll always love

nah kosongkan lah kata, dengan memilih , contohnya:

You could be my unintended
Choice to live……………………..
You could be the one I’ll always love
You could be the one who listens to ………………………
You could be the one I’ll always love

di pare rata-rata kursusan terkenal disana sudah menggnuakan metode ini..

c. metode Body language mendengarkan lagu

metode ini di adopsi dari salah satu universitas yang ada di Prancis, saya lupa nama dari universitas nya..heh..

jadi, tentukan jadwalnya, untuk mendengarkan lagu dengan ada videonya,, download di youtube.ada video khusus yang ada dance-dance nya.. gelapkan kamar mbak puji, jadi orang “gilalah” tirukan tarian tersebut sambil bernyanyi.

di pare hanya TEST yang menggunakan metode ini.

contoh salah satu video di youtube : Jonathan Coulton – I Feel Fantastic – ASL Song (selamat menirukan gaya Jonatahn ya mbak..🙂

d. terakhir, lingkungan , “jadilah orang gila”

anak-anak di pare kenapa bisa dengan mud bisa berbahasa inggris adalah, lingkungannya, disana semua satu misi untuk bisa bahasa inggris, bumbu-bumbunya punya teman dari sabang sampai marauke,bahkan luar Indonesia, ada juga yang menemukan bidadari surganya,,🙂.. nah itulah yang membuat mereka lebih cepat, Allah sudah mengatur semua ini🙂

saya biasanya berbicara sendiri dengan handuk saya ketika mau mandi, berbicara dengan air, dll semua dalam bahasa Inggris. nah kalau dipare, itu gampang banget jadi orang gila, ketemu teman2 yang siap meladeni kita berbicara bahasa inggris, dll

itu khusus untuk Vocab dan daily inggrisnya….

ini bukan hanya untuk bahasa inggris, semua untuk semua bahasa terbukti bekerja, contohnya saya disini belajar sendiri tentang bahasa arab, russia juga, namun russia dibantu oleh dosen. .

e. tambahan, saya biasanya membuat konsep pidato untuk saya, dan sejenisnya, saya berandai-randai, misalnya saya sedang memberikan pidato sebagai presiden, topik apa yang saya sampaikan, secara otomatis juga meningkatkan wawasan dari topik tersebut.. ini metode saya sendiri, tidak ada di pare.🙂

2. kenapa saya memilih IBT..

simple sebenarnya. setelah saya menanyakan kepada salah satu tutor saya dulu di TEST, apa beda keduanya, dan mencari informasi, saya menyimpulkan TOEFL lebih cocok untuk orang Indonesia, kenapa seperti itu, karena memang adopsi toefl dari amerika, dan IELTS dari inggris. oang indonesia itu sudah terbiasa dengan Inggris amerika, dan tidak terbiasa dengan Inggris british. mulai dari film hollywood, produk makanan, Grammar . idiom .dll. semua itu adalah inggrisnya amerika..
salah satu contoh: percakapan sederhana Grammar biasanya amerika punya : I Do not have. nah kalau british punya I have not. dan juga di penekanan Pronunciationnya. mereka beda. Amerika punya R, british tidak disebutkan… yang mana kita terbiasa… nah maka dari itulah saya memilih IBT, karena saya juga belajar otodidak , jadi butuh kerja ekstra dan tidak mungkin saya mengulang dari dasar lagi.

IELTS itu sangat disarankan untuk mahasiswa , karena mereka lebih menekankan kepada writingnya sangat berguna dan membantu nanti jika sudah kuliah, sedangkan di IBT writing tidak sribet dari IELTS, saya akui saya lemah di writing ini.. makanya saya pilih IBT.

Namu yang pasti mbak, kita lengkapi syarat terlebih dahulu, dan kita lolos, memperlancar itu akan lebih mudah jika kita berada di negara penutur aslinya . bahasa itu tergantung dari “biasa”.kebiasaaan. semakin sering digunakan,maka itu akan semakin bagus, saya saja kuatir saat ini dengan Inggris saya, karena jarang digunakan, apalagi writing saya, aduhhh,,,,, tapi karena memang lagi fokus russia maka saya tinggalkan inggris sementara . nanti di indo di ulang-ulang lagi,,heheh ..”)

oke mbak Puji semangat..

Indonesia butuh orang seperti mbak puji.. terus berjuang,, ingat Allah selalu bersama pejuang Ilmu, Istimewa banget…:)

salam..

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s