Berdamai dengan Masa Lalu

Aku hanya perlu berdamai dengan masa lalu.
Masa yang begitu nano-nano.
Tapi mengapa setiap kepahitan selalu terngiang-ngiang?!
Sesak, nyesek dan penyesalan menjadi satu.

Bukan pada siapa2 aku malu,
Tapi hanya pada Tuhan aku malu.
Aku sering khilaf, tapi alhamdulillah DIA selalu memberi kejutan dalam hidup.
Saat aku berbuat salah pada-Nya,
Aku hanya berhusnudzon, bahwa Tuhan kan mengampuni dosa-dosaku,
Agar aku tetap semangat melakukan kebaikan2 dlm hidup.
Kata seorang teman; “Bersyukurlah Puji, jika di dalam hatimu masih ada rasa bersalah dan khilaf ketika berbuat kesalahan, itu tandanya masih ada iman di hatimu…”
Laa tahzan, sesungguhnya Tuhan maha pengampun.
Setidaknya kalimat itu salah satu yang meneguhkanku.
Ya kawan, aku masih harus meneruskan perjalananku. Masih banyak PR yg belum ku seleaaikan. Masih banyak teka-teki kehidupan yang belum ku pecahkan. Masih banyak mozaik2 mimpi yg belum ku rangkai dengan sempurna demi menyempurnakan puzzle mimpiku.

Jangan sampai aku mengecewakan mereka!
Perjalanan masih panjang, nikmati lah kawan!🙂

#Happy ied Mubarak
Yogyakarta, 9 Juli 2016
00.44 WIB

9 thoughts on “Berdamai dengan Masa Lalu

  1. Alhamdullilah bs melihat video dan blog kak puji… Sy jg seorang pemimpi kak puji.. Sy sudah menuliskan mimpi2 ku didalam buku “my dream book”.

    Sy menulis mimpi sejak tahun 2013.sy pny 113 mimpi dan alhamdullilah 13 mimpi menjadi nyata,dan akan melanjutkan mimpi. Semoga suatu saat nanti bisa bertemu dgn anda..skrng sy sedang kuliah S1 di IAIN Surakarta.

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s