Aku dan Lingkaranku

Alhamdulillah wa syukurillah,
menjadi salah satu kenikmatan buatku tatkala ku bisa kembali berlingkar di lingkaranku di Palu.

Alhamdulillah, dua ilmu yang ku dapat hari ini sangat “ngena” banget dengan sikonku saat ini, yakni tentang:
1) Kata siapa mmbaca AL-Qur’an bikin habis waktu?
2) ISTIDRAJ (Jebakan berupa limpahan rejeki karena bermaksiat)

Kesibukanku mengejar target dunia terkadang bikin melenakanku. Baca Al-Qur’an Odoj sejam aja kadang berat banget -_- *Iya terkadang berasa rugi, dan itung-itungan banget nyiapin waktu buat ngaji. Astagfirullah…
ini bahayanya jika hidup kita mulai tersilau dengan kehidupan duniawi.
Bersyukur banget ada saudari seiman yang senantiasa ngingetin aku jika mulai “bergeser”.

Ya kita emang tahu bahwa ngaji itu baik dan berpahala. Shalat tepat waktu itu penting. Juga berdzikir itu amat disukai Allah SWT. Yaa…saya, kamu, kalian, dan kita semua tahu tentang itu.
Tapi kita juga paham bukan bahwa manusia itu “HARUS SELALU DIINGETIN”, selain pelupa, sering khilaf, dan mungkin gagal fokus, jadi emang harus selalu dinasehatin.
Masya Allah hidup kita jika dikelilingi oleh orang-orang yang senantiasa berbagi kebaikan dan nasehat. Itu salah satu kenikmatan yang Allah berikan hanya kepada orang-orang tertentu saja.
Dan alhamdulillah, aku diberikan kesempatan untuk itu, ditempa oleh orang-orang shaleh untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.

Oiya, pernah suatu ketika beberapa temanku menganggap remeh liqo (kajian) yang ku ikuti. Mereka mengatakan bahwa kalau ngaji itu harus pada ahlinya yaitu Kiai di Pesantren, bukan di-liqo. Sebab kalau diliqo terkadang murabbinya tidak expert mengkaji al-Qur’an/hadistnya. Dan bisa jadi juga bahwa mentee lebih hebat dari mentor.

Yayaya, emang pendapat mereka ada benarnya juga. tapi bukan berarti sepenuhnya ku salahkan adanya liqo. Liqo itu teramat penting dengan beberapa alasan ala Puji😀
1) Paling utama: Giroh, dan keimanan teman-teman selingkaran dapat meng-ecas ruhiyahku, yang mana ini memudahkan saya untuk tetap istiqomah di jalanNya.
Sebagai contoh:
To be honest, 4 bulan PB di Jogja kemarin, aku ndak bisa liqo coz murabbinya ndak jadi2 ngehubungin aku. Nggak tahu kenapa padahal aku sudah mlapor jauh-jauh hari ke temen yang pernah liqo ke beliau.
Akibat ndak liqo, dan “lingkungan yang kurang kondusif” alhasil sempat futur, astagfirullah.
Semoga Allah melindungiku, sehingga hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi. Cukup diambil hikmahnya saja yang kemarin-kemarin.

2) Emang bener kalo ngaji sebaiknya langsung pada kiai, tapi tahu kah teman-teman bahwa di Palu itu pesantren agak jauh dari pusat kota. Kami kesusahan jika harus ke pinggir kota untuk menimba ilmu dari kiai. Jadi emang penting adanya liqo, karena bisa saling share ilmu dan pengalaman.
Jika kami dihadapkan dengan pertanyaan yang sulit, ya tidak jarang kita bisa tanya ke murabbi2 yang lain yang lebih paham tentang itu.

3)Soal mentee lebih hebat dari mentor, menurutku sih ndak masalah. Selagi si mentee mau menghormati mentor dan tetap berargumen dengan cara yang sopan. Tak jarang karena mentee merasa hebat, dia meng-understimate mentor. Hmm jangan sampai seperti itu.

Sedikit ku ingin berbagi ke teman-teman, kalo boleh jujur, emang banyak banget orang yang taat ibadah, berwawasan luas dalam agama, tapi akhlak sangat menyimpang, seperti pacaran, atau mungkin belum sah sudah berani bilang “sayang” atau gombal ke lawan jenis. Atau mungkin melakukan maksiat-maksiat kecil dan menganggap remeh hal itu. Honestly, aku lebih senang dan bangga pada orang-orang yang mungkin dari segi ilmu agama dan wawasan terbatas, tapi mereka tiada henti untuk berbenah, dan hal itu tercermin dengan akhlak yang mulia. Percuma juga banyak ilmu tapi ndak diamalin, (juga sbaliknya sih).
Sudah sering kudapati orang-orang seperti ini. Wallahu a’lam. Allah yang maha tahu. Ini juga jadi pelajaran buatku.

Well, kembali ke dua ilmu penting yang ku sebut di awal, teman-teman bisa baca artikelnya di sini. Bagus banget. Kudu dibaca ya🙂
1) http://id-cintaislam.blogspot.co.id/2016/08/kata-siapa-membaca-al-quran-bikin-habis.html
2) http://www.dakwatuna.com/2015/11/02/76502/mengenal-maksud-dan-pengertian-istidraj/#axzz4LqLoXqTh

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s