Antara Amerika, Swedia dan Australia

O Amerika…
Aku merindukanmu sebab ku ingin berjumpa dengan minoritas muslim di sana…
Ku ingin belajar dari mereka dalam menerapkan teori damai yang selama ini ku pejari…

Ku ingin temukan puing-puing sejarah islam di sana, seperti yang pernah diumbar dalam novel Bulan terbelah di Amerikanya Mbak Hanum dan suami.
Ku ingin menjadi icon muslim yang cakap menjelaskan kenapa dalam islam begini dan begitu.
Aku tak pernah sedikit pun takut untuk ke sana. Apa yang dikatakan oleh media yaang jelek2 tentang islam dan muslim dan perlakuan terhadap muslim, seperti diskriminasi, jujur aku tak sepenuhnya percaya. Berita itu tak kan membuatku mundur untuk ke sana.
Aku tau bahwa media hanya memboomingkan saja dan terkadang hanya mengalihkan kebenarannya.

Aku juga ingin ke sana sebab pendidikan Indonesia berkiblat pada pendidikan Amerika. Bukannya kalo belajar harus pada ahlinya? Dan sebisa mungkin dekat dengan sumbernya bukan?

Aku juga ingin ke sana sebab aku ingin merasakan American dreams. Ya… aku ingin merasakan kebebasannya orang Amerika. Gimana sih freedom ala mereka. *freedom dalam hal positif ya.

***

O Swedia…
Ku jadikan engkau sebagai negara impianku yang kedua sebab engkau begitu menawan.
Dari berbagai referensi, kalo mau dibilang yang mana lebih menantang antara Swedia dan Amerika, ya swedia..
Swedia sedikit orang Indonesianya, dengan begitu kita akan lebih berjuang di negeri orang. Kita akan jarang berbahasa indonesia.
Kita ditantang untuk bisa berbaur dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara dan latar belakang.
Selain itu, negara ini termasuk negara yang memiliki kualitas hidup terbaik. Lingkungan bersih, sejuk, rapi.
Dan ini negara surganya, terutama buat kaum ibu. Kalau melahirkan gratis. Buat masyarakatnya juga gratis untuk pengobatan.
Untuk biaya kuliah sebetulnya gratis juga loh. Cari kerja juga bisa. Gampang!
Makanya, negara ini ku jadikan alternatif sebagai tempat studi S2ku coz sangat bagus sekali kalau ku mungkin yaa nikah dulu sebelum berangkat S2… *I wish. Hehe

***

O Australia…
Ku sebetulnya jarang merindukanmu :p
Bahkan mungkin aku sudah melupakanmu. Hehe maaf jika ku sedikit berkhianat😀
Maaf jika ku pilih dirimu hanya sebagai pemancing saja agar aku bisa mendapatkan LoA Condi dari Monash University.
Ahhh, maafin ekke’😦
hatiku bukan padamu.
Ya ada sebetulnya sih, tapi cuma 10%.
Jika ku kepepet, aku akan kembali padamu. Wkwk…

O Australia, tapi sebetulnya aku ingin juga menginjakan kaki ke situ. Sebab aku ingin berjumpa dengan saudaraku, Kangguru #eh
Aku juga merasa engkau dekat untuk ku jangkau. Hanya butuh 2-3 jam saja untuk bisa mendarat ke tempatmu.
Aku juga menganggap bahwa bagiku mudah untuk bisa tembus ke kampus2mu.

Oiya, Australia juga sangat kondusif jika bawa keluarga.. Dan mudah untuk nyari kerja part time.

Oh oh… Australia.
Tapi bagiku kamu terlalu dekat. Dan itu menjadi sedikit menantang buatku.
Aku ingin pilih negara lain sebab aku ingin kaya dengan experience. Semakin jauh dan asing, dan jarang org indonesianya itu semakin bagus kata dosenku.
Dan mungkin Australia kan ku coret, kecuali jika ku lanjut di jurusan pure mathematics di ANU. *Kampus top 1 di Australia😀

***

Hmmm Tinggal Swedia dan Amerika. Aslinya ku masih pusing.
Rata2 untuk kampus Amerika, deadline aplikasi 1 desember 2016 untuk intake fall 2017. Hiks, ku belum siap jika desember ini untuk sumbit berkas. Belum retake ielts. Dan GRE juga belum ada😦
Apalagi dosenku nyaranin aku tuk ambil pure mathematics. Wow…
Lebih parah lagi, q tidak hanya harus nyiapin GRE general tapi harus nyiapin juga GRE subject Mathnya T_T
Aku siap untuk submit berkasnya April 2017 sebetulnya.
Tapi mungkin karena mhswa internasional, jd berkas untuk kami hrs jauh2 hari prosesnya. Hmmm…

Nah kalo Swedia? Mbak Titi, agen swedia bilang, kalo ku bisa submit berkas smpe akhir Februari. Nah ini baru keren. Krna ku hanya harus memasukan skor IELTS saja tnpa tete bengek GRE.
Tapi start kuliahnya Agustus 2017.
Lama banget yaa?
Tapi di Lund Univ ku pilih pure mathematics *siap2 botak saja >_< hehe
Februari – Juli ku akan nganggur. Tapi sudah ku targetkan, kesongan waktu itu akan ku gunakan untuk ngurus Visa, PK, belajar dasar2 mtk lagi, dan publish bukuku, serta nikah 😆😅😂 *tapi belum ada calon. Parah… Nyari dulu calon bapaknya anak-anak, biar aman ada mahram

Oke sekian dulu sesi curcol pagi ini, semoga terinspirasi 😄😄😄
Maaf jika terkesan baper, hehe

Let me continue my study. NGeIELTS lagi. Semangat go Amerika or Swedia🙂🙂🙂
Palu, Sabtu, 1 oktober 2016

Mari berceloteh :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s