Assalamu’alaikum AMERIKA :)

I have been living in Columbus, Ohio, USA for 3 weeks. So far, alhamdulillah here is very comfortable and peaceful. Allah always helps me in many situations since I was leaving for Columbus, on August 8th, 2017.
Baca lebih lanjut

Iklan

Finally, I did it!

Sempat mengeluh terkadang kenapa Tuhan tak adil pada saya?!
Dan saya terkadang merasa PERCUMA, segala usaha, doa dan ibadah sy dlm mengakselerasi impian2 saya untuk terwujud.

Tapi lihat lah hari kemarin kawan, betapa nikmat Tuhan begitu nikmat terasa. Segala yang diusahakan terbayar sudah.. Doa yang senantiasa dibumbung ke langit, akhirnya terwujud.
Although I become the last, I just wanna say; “Meraih bintang, colek kanan-kiri, majuuuu munduuurrr, and finally tarraaaa… TANDA TANGAN..”
👆
Hehe that’s our spirit gym in IELTS preparation Class at UIN Sunan Kalijaga.

Finally, melewati tahap itu jugaaa. Tahap akhir yang menjadi permulaan yang begitu indah 😍😍😍

Alhamdulillah resmi menjadi mahasiswa S2 di jurusan Master of Arts in STEM Education (Specialization area: Mathematics Education), the Ohio State University, USA.
Insya Allah saya akan bertolak ke Columbus, Ohio, USA pada tanggal 8 Agustus 2017.
Stay tuned aja di FP saya untuk info terbaru mengenai cerita anak Palu yang berkuliah di Amerika.
https://www.facebook.com/puji.dreamer45/

#feeling_so_blessed
#Edisi_Duduk_cantik_di_depan_rumah
#the_truth_scholarship_hunter

Aku dan Mereka

Saban hari terjadi percakapan kayak gini…

A: “Kenapa kamu gigih banget untuk belajar bahasa inggris?”
B: “Berawal dari niat yang amat sederhana sih; Biar kalo aku ketemu bule di luar negeri sono, aku bisa ngejelasin dengan baik kenapa muslim tidak boleh begini dan tidak boleh begitu. Kenapa muslim begini dan begitu. Kenapa muslim wajib berpuasa dan shalat. Kenapa muslim ada yang berjabat tangan dan ada yang tidak dengan lawan jenis. Kenapa perempuan muslim berbeda-beda pakai hijabnya. Hmmm…aku tak mau karena kebodohanku membuat mereka semakin benci dengan islam/muslim”

Baca lebih lanjut

Sosialisasi Beasiswa Fulbright, Adeline Widyastuti : “Pendaftar dari Indonesia Timur masih sedikit”

Sosialisasi Fulbright

Dari kiri ke kanan; Prof. Ir. Marsetyo, M.Sc.Ag., Ph.D, dan Adeline Widyastuti

Kesempatan untuk berguru ke negeri Paman Sam kembali dibuka. Kali ini American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) menawarkan berbagai program beasiswa Fulbright untuk berbagai kalangan. Berlangsung di Gedung Media Center Universitas Tadulako (Untad), Senin (3/3), kegiatan Sosialisasi dibuka secara langsung oleh Ketua International Office Untad, Prof. Mery Napitupulu, M.Sc., Ph.D.

Pada kesempatan itu, Senior Program Officer dari AMINEF, Adeline Widyastuti hadir sebagai pemateri sosialisasi. Hadir pula Prof. Ir. Marsetyo, M.Sc.Ag., Ph.D selaku moderator kegiatan. 

Baca lebih lanjut