Sesuatu yang Complicated

I was so distrassed while my mother was saying something to me by telephone. Oh my god, my mother “mewanti-wanti” or had warned me to something. I assumed that It was very complicated for my future. I can’t imagine that my mother said like that.

“Ya rabb, mudahkan lah aku menaklukan hati ibu. Izinkan aku tuk meyakininya. Aku yakin bahwa aku bisa bertanggung jawab dengan pilihanku”

@Mr.Einstein, Girl Camp
1.00 AM waktu Pare

Iklan

I.B.U

Ibu. Ibuku bukan lah wanita modern masa kini…
Dia bukan wanita karir yang sibuk sana sini…
Dia bukan pula wanita cerdas yang mengenyam pendidikan tinggi…
Dia tak pernah mengajari ilmu fisika, matematika, dan kimia…
tapi dia mengajarkan tentang sebuah arti hidup dan perjuangan…
Dia mengajarkan bagaimana memanusiakan manusia…
Dia mengajarkan bahwa kerasnya hidup bukan lah untuk ditinggal lari, tapi harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan perjuangan.yang berdarah-darah…

Baca lebih lanjut

Ditinggalin Pesawat T.T

Aku ditinggalin pesawat. Ya iya lah, wong aku bukan sebagai penumpang 😀 tapi aku sebagai pengantar. Sebenarnya aku kagak sedih ditinggalin pesawat tapi hatiku rada cetar tatkala orang yang di dalam pesawat itu meninggalkanku #Tsaahh 😀 😀

Orang yang di dalam pesawat itu adalah ibuku. Jika sebelumnya, seringkali aku meninggalkan ibu di rumah, lain halnya dengan sekarang. Kini ibu yang meninggalkanku di rumah 😦 Pastinya aku akan merindukan masakan-masakan ibu. Aku pasti akan rindu dengan nasi kuning ibu. Aku pasti rindu saat-saat jadi ojek buat ibu 🙂 Kenapa ya, sesuatu itu baru terasa bermakna tatkala ia tidak berada di samping kita lagi. Dan aku merasa kehilangan ibu.

You know, Ibuku baru pertama kali naik pesawat 😀 Sudah pasti ia sangat membutuhkan tutor untuk mengurus hal-hal keberangkatannya. Pukul 5.30 pagi, mobil yang kami tumpangi melaju cepat ke bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu. Bukan cuma aku yang menemani ibu, tapi ada Teh Iim, ka hadi, aziz, dan si endo.

Baca lebih lanjut

IBuku, My srtongest Hero

ibuSaat ini yang sangat aku rindukan adalah Ibuku…
Bagiku, Ibu adalah hero, ibu yang terkuat saat ini. Ia banting tulang demi aku, kakak, dan adik.

Ibu… maafkan aku yang saat ini belum dapat membalas jasa-jasamu…
Maafkan aku yang saat ini malah semakin jauh darimu…
Maafkan aku yang jika selama ini merepotkanmu…
Maafkan aku yang belum bisa mewujudkan impianmu…
Maafkan aku, Bu…

Baca lebih lanjut

Poem for My Beloved Mother :-)

Bagiku, hari ibu itu setiap saat. Setiap detik, bahkan setiap waktu. Hingga saat ini, aku belum mampu memberikan hal yang terindah. Padahal, setiap saat engkau torehkan kasihmu kepadaku. Seperti matahari yang tak pernah alpa tuk terbit di pagi hari.  Setiap bulan atau bintang yang mengindahkan malam. Itulah dirimu! Kasihmu sepanjang masa.

Setiap peluh, setiap keringat yang mengucur di guratan dahimu adalah emas berharga yang tak ternilai harganya.

Maafkan jika selama ini, aku belum bisa membalas segala kebaikan-kebaikanmu. I love you, mom.

Kali ini, sebuah puisi Jepang, kupersembahkan untukmu ^_^

***