Mozaik Kehidupan Seorang Pemimpi (Part III)

Dear Sobat, apa kabar? semoga sehat wal’afiat tak kurang dari satu apapun. Termasuk ‘semangat’, yang merupakan hal yang terpenting untuk memasuki bulan ketiga (maret) di tahun 2012 ini.

Alhamdulillah sobat, saat ini semangatku dalam menulis semakin tinggi. Dan juga saya semakin terpacu dan terpicu untuk melejitkan potensi dalam berkreasi dan berkarya.

Tak Ingin Jadi Penonton, tapi Pemain!

Ya, benar apa yang dikatakan oleh Danang A. Prabowo, Sang motivator Indonesia. Saat ini saya berusaha menjadi seorang pemain. Mencoba untuk menjadi pemain handal. Saya tak mau hanya menjadi penonton, menyaksikan kehebatan/prestasi orang lain. Kini saatnya, sayalah yang menorehkan prestasi. Memperlihatkan bahwa saya bisa! Ya, pasti bisa! Bisa, bisa, dan bisa! (Yuk, bangun mindset bahwa pasti kita bisa!)

Alhamdulillah, banyak mimpi yang terwujud di tahun 2011 dan 2012 ini.  Salah satu yang terwujud yaitu proposal PKM-KC saya, Alhamdulillah lolos seleksi dan didanai oleh DP2M DIKTI. Judul PKM-KC saya yaitul “Game edukasi  ‘Adventure of Yojo’ Berbasis Role-Playing-Game (RPG) sebagai Solusi Kreatif dalan Melestarikan Kebudayaan Sulawesi Tengah“.

Baca lebih lanjut

Pujiati Sari, Grantee of IELSP Cohort XI

Me, Pujiati Sari At Ben Coolen Hotel, Singapore

Mungkin teman-teman semua bertanya; “Loh kok? Emang udah ada cohort XI nya?”. Hihi itu emang statement yang saya tulis beberapa bulan yang lalu. Besar-besar tulisan itu saya taruh di dinding kamar saya. Mimpi terbesar yang selalu saya perhatikan tiap kali lewat ke sana kemari. Hal itu saya lakukan untuk memotivasi saya agar selalu optimis dalam meraih beasiswa IELSP. Tapi entah kenapa saya sangat yakin dan seyakin yakinnya kalo saya lah grantee dari palu untuk cohort XI nanti. Bukannya sok, bahwa saya yang terbaik dari teman-teman yang lainnya. Jujur, saya tetap menghargai mereka yang lainnya. Saya tidak mau jadi pribadi yang sombong, bahwa saya hebat ini dan hebat itu. Saya tidak mau takabbur (Ih, ngeri!). 

Saya hanya optimis bahwa saya bisa menjadi pribadi yang hebat, dan saya akan buktikan bahwa saya bisa mendapatkan beasiswa IELSP cohort XI ini. Lah kenapa saya ngotot sekali mesti dapet cohort XI ini? Karena cohort XI yang akan dibuka di bulan Oktober 2012 nanti, adalah kesempatan terakhir saya untuk mencoba IELSP. Mengapa demikian? Karena graduation plan saya ditargetkan pada Juli 2013. Hmmm, demi IELSP, sekali lagi, hanya demi IELSP saya menunda kelulusan!!! Sekali lagi ya, HANYA DEMI IELSP saya menunda kelulusan!!! Bayangkan aja, kemungkinan saya 5 tahun akan menempuh penididkan S1. Itu kalo saya lulus IELSP. Tapi kayaknya harus! Harus, dan harus! (Ih, kenapa nih orang. Ngotot banget sih. Hehe). Hmmm, tapi kalo Allah tidak menjodohkan saya di IELSP, insya Allah saya lulus Desember 2012.

Baca lebih lanjut

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa IELSP (Versi Muhammad Adam)

Saya adalah sarjana muda (fresh graduate) sebuah perguruan tinggi di Lhokseumawe, Aceh. Saya baru saja wisuda Strata 1 tanggal 22 September 2011. Berasal dari latar belakang keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi dan strata social, bisa memperoleh gelar S1 adalah suatu capain yang luar biasa bagi saya. Dengan meraih gelar sarjana, saya menghilangkan status desa tanpa sarjana karena saya adalah sarjana pertama di desa saya, sedangkan anak-anak lain di desa saya banyak yang putus sekolah atau dan maksimal pendidikannya hanya tamatan SMA/sederajat. Akhirnya untuk pertama kalinya di desa saya memiliki seorang sarjana.

Karena ketertarikan saya dalam dunia bahasa, Saya kuliah di Pendidikan Bahasa Inggris di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe. Menyadari diri berasal dari kampung, belum pernah ke kota, bahkan berbahasa Indonesia saja masih banyak yang salah dan janggal didengar pada saat itu, karenanya saya berjuang lebih keras.

Setiap hari saya belajar bahasa inggris dengan menggunakan berbagai media, seperti membaca buku teks, koran, majalah, dsb. Disamping itu, ketika saya punya uang lebih, saya mengunjungi warung internet (Warnet) untuk membuka situs-situs berkenaan bahasa inggris seperti VoA Special English, English Club, Jakarta Post, dan sebaginya.

Secara bertahap, ketika saya mulai melek internet, saya mulai mencari informasi, berita, dan berbagai perkembangan terbaru di internet. Saya mencari informasi tentang beasiswa, short course, training, fellowship, exchange program, dan sebagainya.

Baca lebih lanjut

Mozaik Kehidupan Seorang Pemimpi (Part II)

Hari ini tanggal 4 desember 2011. Tepat pada pukul 7 pagi, saya dikejutkan oleh sebuah info yang terpampang di website IIEF. Huaaaa…ternyata pengumuman peserta yang lolos seleksi berkas untuk IELSP cohort X ini telah diumumkan. Dengan secepat kilat, saya pun mengklik tulisan berwarna merah yang ada di layar laptop. Secara seksama, saya perhatikan nama-nama yang gol. Subhanallah ada 800 orang yang lolos selksi berkas. Dalam hatipun saya berkata “APa nama saya ada? Apa Pujiati Sari ada? Siapa-siapa aja yang gol dari palu? Huahhh seambrek pertanyaan muncul. Secepat kilat, saya pun menekan tombol ctrl+F untuk memunculkan kolom pencarian. Langsung saja, saya mengetik nama saya. Memastikan apa nama saya berada dalam 800 orang itu. Hikkkkkkkkk ternyata gak ada 😦

Baca lebih lanjut

Mozaik Kehidupan Seorang Pemimpi (Part I)

Sejak tanggal 26 november 2011, setelah berakhirnya ikut tes toefl, hati terasa galau. Gak tenang, memikirkan kira-kira nilai toefl saya tembus 450 atau nggak. Jujur nih, hingga detik ini, 04 desember 2011, bearti ada jarak 1 minggu kan dari tgl 26 november 2011. Seminggu ini, rasa bahagia, sedih, terharu, dan bimbang, datang silih berganti. Awalnya saya pesimis, apa mungkin toefl saya bisa tembus 450? Hmm, it’s kuasa Allah….

Tepat tanggal 2 desember 2011, pukul 16.30 WITA, sore itu saya senang banget karena paspor saya udah jadi.  Alhamdulillah akhirnya, di penghujung tahun 2011 ini, saya bisa memiliki buku kecil berwarna hijau itu. Singapura adalah tujuan Negara perdana saya. Sehingga paspor pun akan dicap dan ditanda tangani oleh petugas singapura. Saya berharap, nantinya paspor itu bias terisi ful dengan coretan-coretan dari berbagai Negara. Moga aja bisa ke Amerika melalui beasiswa IELSP. Ke Australia, Belanda, Jepang, korea dan Negara impian lainnya.

Baca lebih lanjut

IELSP and The Things Deal With (Versinya Izzah R.N.)

Ya Allah…senang sekaLi aku malam ini. Akhirnya bisa dipertemukan kembali dengan beberapa tips-tips beasiswa IELSP. Salah satunya tips versinya Mbak Izzah Rohmawati Nofitasari. Di blog beliau, ada beberapa masukan yang bagiku BERBEDA dari para alumni yang lain. And now, semangatku untuk apply beasiswa IELSP batch X, semakin menggebu-gebu, tak terkirakan 😀 (Insya Allah, Allah akan memudahkan jalanku. AMin…)

O iya, tanpa berpanjang lebar lagi, langsung saja nih aku posting tips beasiswa IELSP versinya Mba Izzah, yg sumbernya; http://syamsazahra.tumblr.com/ .. Bagi teman-teman yang mau baca langsung ke sumbernya, bisa juga kok. Tapi alangkah baiknya tetap bertahan di blogku ini ya, coz sudah banyak tips-tips beasiswa IELSP yang aku taruh di blogku ini. Rugi loch kalau nggak dibaca. Hehe 😀

3 > 2> 1…

Baca lebih lanjut

Tips Memenangkan Beasiswa IELSP

Assalamu’alaikum wr. wb.

Dear sobat-sobatku se-tanah air. Terima kasih kalian telah bertandang ke istana dunia mayaku. Menurutku, kekuatan mimpi untuk bisa ke Amerika lah yang mengantarkan kalian semua hingga pada tulisan yang amat sederhana ini (HayoOoo ngaku? Pengen banget bisa ke luar negeri kan? atau pengen banget mau ketemu Barack Obama? hmmm atau mungkin pengen ketemu artis dan aktor di sana? :))

Dear sobat-sobatku yang sungguh luar biasa… keberanianku untuk menulis artikel ini yaitu, bukannya karena aku pernah jadi alumninya, tapi aku punya sedikit pengetahuan tentang bagaimana cara memenangkan beasiswa IELSP atau kandidat seperti apa yang penyelenggara inginkan. Honestly, aku gak pantes bahas tulisan soal beasiswa ini, wong aku bukan alumni beasiswa IELSP, Hehehe 🙂 but wish me luck to be the next candidate of  IELSP. Amin… Baca lebih lanjut