~Mengumpulkan Kembali Impian yang Mulai Berserakkan~

My new dreams...Sengaja diblurkan. Biar gak dinyontek. hehe

My new dreams…
Sengaja diblurkan. Biar gak dinyontek. hehe

Time’s to reach dream \^_^/
but sedikit sedih coz 1 lembar daftar impian saya hilang. Hmmm kemarin (kemarinnya orang jawa) saya sempat buat daftar impian. Ada 102 impian yang terkumpul  dan tertulis di 3 buah lembar kertas. Namun sayangnya, daftar mimpi 1- 35 nya hilang. Nggak tahu tercecer kemana. Terpaksa deh buat lagi yang baru (macam kurikulum 2013 aja 😀 ).

Baca lebih lanjut

Iklan

Apa cita-citamu, Kawan?

“Sebenarnya… apa sih cita-citamu?”

Pernahkah Anda diberikan pertanyaan seperti itu dengan nada serius seraya orang yang bertanya itu menatap sungguh-sungguh pada diri Anda?

Well, pertanyaannya memang kedengarannya sepele namun percayalah… ternyata jawabannya gak sesepele itu mencarinya. Paling tidak itu yang saya amati dari perubahan raut wajah beberapa orang yang saya coba tanya demikian dalam beberapa kesempatan training pengembangan diri.

Ternyata… banyak juga yang secara sadar atau tidak sadar telah “melupakan” kelak dirinya akan menjadi apa, atau paling tidak kemana dirinya akan menuju. Bagi mahasiswa tingkat 1 dan 2 mungkin pertanyaan seperti ini akan lebih sering dijawab seadanya:
“Ahhh… masih lama ini kuliah… nanti saja mikirnya, lha wong sekarang saja sudah pusing dengan kuliah dan tugas…” Baca lebih lanjut

Halah… Bermimpi itu mudah, kok! (Benarkah???!)

“Jangan hanya bisanya bermimpi kamu! Bermimpi itu mudah. Tapi mewujudkannya itu yang susah”

Demikian mungkin salah satu fragmen kehidupan yang pernah kita dengar. Baik dalam kehidupan nyata maupun dalam dunia maya melalui tayangan-tanyangan fiksi di televisi. Mungkin banyak juga yang akan beranggapan demikian.

Bahwa memiliki mimpi itu mudah. Bermimpi bisa dilakukan oleh setiap orang di dunia ini. Namun benarkah memiliki mimpi itu semudah itu?

Hmmm tidak juga ternyata. Setidaknya hal tersebut dibuktikan dari beberapa email yang ditanyakan kepada saya dengan nada hampir serupa. Pertanyaan yang muncul dari tulisan saya di blog ini tentang 100 target (mimpi) dan kertas buram atau video motivasi dan penyambutan mahasiswa baru IPB 2008 yang juga saya upload di blog ini. Baca lebih lanjut

Impian Lanjut S2 di Luar Negeri

Mimpi saya saat duduk di bangku SMP kelas III yaitu saya bisa lanjut sekolah di luar Kota Palu. Tapi, itu hanya sekedar mimpi. Tak pernah jadi kenyataan. Karena pada kenyataannya saya sekolah di SMAN 5 Palu. Ketika duduk di kelas XII SMA saya pun berimajinasi kembali agar saya bisa kuliah di luar negeri, atau paling tidak bisa kuliah di Universitas ternama di Indonesia, seperti UI, ITB, IPB, dan UGM. Mimpi hanya lah sebuah mimpi, dan harapan hanya tetap menjadi sebuah harapan, tak pernah jadi kenyataan tentang mimpi-mimpi bisa kuliah di luar. Akhirnya saya pun kuliah di Universitas Tadulako, Palu. Tapi, Alhamdulillah saya bisa kuliah di UNTAD dengan GRATIS karena saya mendapatkan beasiswa Eka Tjipta Foundation (ETF) selama 4 tahun. Baca lebih lanjut