Tidak Ada Kata Terlambat Bagi Seorang Pemimpi

Selama ini kebiasaanku menulis apa saja yang kupikirkan, kurasakan dan kualami, menjadikan hidup ini seakan lebih bermakna. Namun sayangnya, tulisan yang kubuat hanya dikonsumsi secara pribadi. Jarang sekali aku memberanikan diri tuk mempublikasikannya, apalagi tuk dinilai orang lain. Waktu masa sekolah dulu atau awal semester kuliah, aku memang pernah mempublikasikan beberapa tulisanku via majalah dinding, tapi tak sebanyak dengan tulisan yang kutempel pada dinding kamarku. Alhasil, dinding kamarku dipenuhi dengan banyak cerpen dan puisi-puisi hasil karyaku sendiri. Di satu sisi, memang aku senang bisa menelurkan banyak karya, namun di sisi lain, sepertinya ada sesuatu yang kurang dari karya-karyaku itu.

Aku mulai paham kekurangan dari beberapa karyaku. Kekurangan yang kumaksud yaitu,  tak pernah aku mempubliksikan tulisanku lagi. Baca lebih lanjut