“Atraktan Alami” Karya Mahasiswa Untad Siap Raih Prestasi di PIMNAS

DSC_0076

Keempat mahasiswa tersebut yaitu Humairah, Selvi Banne Tasik, Masriatun, dan Kamaria

Permasalahan adanya gangguan Lalat Buah Bactrocera sp. terhadap  Pertanaman Cabai di Kecamatan Sigi Biromaru Palu, membuat mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) menggagas terciptanya Atraktan Alami. Atraktan alami merupakan bahan pemikat lalat buah yang terbuat dari ekstrak tumbuhan Sidondo dan tumbuhan selasih. Hadirnya atraktan alami ini, dapat meminimalisir perkembangbiakan lalat buah, sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman cabai. Karya yang diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) ini, merupakan satu-satunya karya mahasiswa Untad yang dinyatakan lolos untuk mengikuti ajang bergengsi PIMNAS.

Baca lebih lanjut

Iklan

Empat Mahasiswa Untad Siap Berlaga dalam PIMNAS ke-26 di NTB

EMPAT MAHASISWA UNTAD MENUJU PIMNAS

Kontingen PIMNAS saat berpose bersama WR BIMA dan pembina PKM Untad (Foto: Pujiati Sari/MT)

Empat mahasiswa Universitas Tadulako (Untad)  siap berlaga dalam kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-26, yang akan berlangsung di Universitas Mataram (Unram) NTB. Keempat mahasiswa tersebut yaitu Humairah, Selvi Banne Tasik, Masriatun, dan Kamaria. Keempat mahasiswa yang tercatat sebagai mahasiswa pertanian ini, merupakan 1 tim dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang pengabdian kepada masyarakat (PKM-M).  Dengan judul proposal yakni  “Pelatihan Pembuatan Atraktan Alami dari Tumbuhan Aromatika untuk Pengendalian Lalat Buah Bactrocera sp. pada Pertanaman Cabai di Kecamatan Sigi Biromaru”. Proposal tersebut dibimbing oleh Ir. Hj. Sri Anjar Lasmini, M.P.

Baca lebih lanjut

35 Proposal PKM Untad Didanai DIKTI

Ir. H. Burhanuddin Nasir, MP selaku ketua Pembina PKM Untad

Ir. H. Burhanuddin Nasir, MP selaku ketua Pembina PKM Untad

Dari 156 proposal yang diajukan, sebanyak 35 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Untad didanai oleh DIKTI di tahun 2013 ini. Dengan jumlah per bidang yaitu 1 proposal PKM-K (Kewirausahaan), 1 Proposal PKM-KC (Karsa Cipta), 1 proposal PKM-T (Penerapan Teknologi), 12 proposal PKM-P (Penelitian), dan 23 proposal PKM-M (Pengabdian Masyarakat). Tahun ini setiap proposal akan diberi dana hibah dari DIKTI dengan jumlah maksimal sebesar Rp.12,5juta. Dana tersebut digunakan untuk menjalankan program yang telah direncanakan dalam proposal PKM.

“Meski tahun ini jumlah proposal PKM yang didanai mengalami penurunan jika dibanding tahun sebelumnya yaitu berjumlah 47 proposal, namun tahun ini Alhamdulillah Proposal yang didanai tersebar di kelima bidang PKM,” ungkap Ir. H. Burhanuddin Nasir, MP selaku ketua Pembina PKM Untad. “Selain itu, PKM yang didanai juga sudah tersebar dari berbagai fakultas. Namun untuk fakultas ekonomi dan Hukum, mereka belum berpartisipasi dalam pelaksanaan PKM ini,” tambahnya.

Baca lebih lanjut