10 Mahasiswa Untad Ikuti Forum Silaturahim Nasional Bidikmisi

SILATURAHIM BIDIKMISI10 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) mengikuti forum Silaturahim Nasional Bidikmisi di Hotel Bidakara, Jakarta. 10 mahasiswa tersebut yaitu Moh.Adhan (PJKR), Andi Rizky Hardiansyah (Pend.Matematika), Andi Aghir (Agreteknologi), Nurain Turah (Kimia), Ni Komang Agustini (Antropologi), Muh.Afdal S. (Akutansi), Hamzah (Ilmu Hukum), Muh.Rifani (Kehutanan), Asrul (Teknik Mesin) dan Hikma (Budidaya Perairan). Kesepuluh mahasiswa ini dipilih karena memiliki prestasi akademik dan non akademik yang sangat baik. Pada kesempatan itu hadir pula Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE.,MS.

Baca lebih lanjut

Prodi Pendidikan Geografi FKIP Adakan Workshop

Salah seorang dosen pendidikan geografi memaparkan materi workshopnya

Salah seorang dosen pendidikan geografi memaparkan materi workshopnya

Dalam rangka meningkatkan kemampuan calon peserta PPL, program studi pendidikan Geografi FKIP mengadakan Workshop Peningkatan Kompetensi Pembelajaran yang berlangsung di ruang kuliah FKIP 25, Kamis (14/2). Workshop secara khusus ditujukan untuk mahasiswa Pendidikan Geografi yang akan turun PPL di tahun 2013. Jumlah peserta workshop ini yakni sebanyak 62 orang.

Baca lebih lanjut

Jadi Duta Budaya di Event KKPI 2012

P1180079Berkat terjun ke dunia budaya, Alhamdulillah saya diamanahi oleh PD3 untuk ikut KOngres Kebudayaan Pemuda Indonesia. Saya adalah orang pertama yang dihubungi beliau mengenai kegiatan ini. Dan Alhamdulillah saya dinyatakan lolos sebagai peserta kegiatan ini.

Ada 10 orang perwakilan SUlteng. 5 diantaranya adalah mahasiswa untad, yaitu saya, Niken, Nur Halimah, Nurgan, dan Wayan. Suatu kesyukuran yang tak terkira bisa berjumpa dengan para pemuda dan budayawan se-Indonesia.

Baca lebih lanjut

Adakah Sarjana Mabrur?

Hari ini adalah hari yang sangat bersejara buat kakakku, Yuliana Sari, S.Pd. Pasalnya hari ini beliau tengah mengikuti acara wisuda Universitas Tadulako. Kali ini, bersama 1001 sarjana lainnya merupakan wisudawan/wisudawati yang ke 66.

Kebahagiaan ini tak hanya ia bagikan kepada orang-orang yang ada di sekitarnya, namun juga sahabat-sahabat dunia mayanya. Terbukti ia langsung meng-update status “Semoga bisa menjadi sarjana mabrur”

Pernyataannya bagi saya, sedikit menggelitik. Gimana tidak, bagi saya, kata mabrur itu sepertinya hanya cocok untuk seorang haji atau haja yang baru pulang melaksanakan ibadah haji. Adakah sarjana mabrur?? Kenapa nggak Sarjana yang sukses? atau sarjana luar biasa. Hmmm, mungkin intinya, setelah kita mengeyam pendidikan di perguruan tinggi, kita bisa berbagi ke orang lain. Kita berupaya untuk menjadi orang yang bermanfaat untuk orang banyak.