8 Kesalahan Besar Menjadi Scholarship Hunter

Halo guys, ini lah beberapa kesalahan yang saya alami dan beberapa teman di sekitar saya ngalamin ini juga. Makanya tidak sedikit dari mereka yang menyerah meraih impiannya untuk lanjut studi di luar negeri. Baca baik-baik yooo sampe habis. Hehe…

Baca lebih lanjut

Ketika Anak Seorang Penjual Nasi Kuning “Pensiun” Menjadi Scholarship Hunter

Dear temans,
ini esai saya yang saya tulis untuk dibukukan di Antologi para penerima LPDP periode 1 tahun 2016. Nantinya akan disebar luaskan dalam bentuk ebook secara gratis. Saya kabarin deh kalo sudah selesai diususun ebooknya.
Oiya, aslinya esai ini saya mau nuliskan panjang lebar, eh ternyata dibatasi cuma 700 kata. Terpaksa banyak yang dipangkas 😀
tapi tenang kawan, nanti bakalan ada kelanjutannya. Insya Allah…
Well, silahkan dibaca esai saya ini. Semoga bermanfaat…

Baca lebih lanjut

Lagi-lagi Datang Penyakitku

Don’t be shock when you see the title of this writing. Hehe…
I just announce that my facebook account is unactive again :p
If you have any something or problem with me that you want to disscuss, just send me msg to my email; pujiati.sari99@gmail.com.

Baca lebih lanjut

I and my dreams

My name is Pujiati Sari. Puji for short. I am student of mathematics education at Tadulako University, Palu. I was born in Jakarta, November 2nd 1990. I and my family transmigrated from Jakarta to Palu 17 years ago . Palu is city of Central Sulawesi. I think that Palu is one of the biggest cities in Celebes. I do thank to Allah SWT because I can be continuing my education here. Life in Palu is cheaper than in Jakarta. I do not know what happen to my life if I still live in Jakarta. I think that if I still live in Jakarta, I can not continue my study to the higher level. For example, my cousins  in Jakarta can not continue their study. They just graduated from junior high school. Therefore, I wish that I can continue my study to the higher level. I want to be a researcher and professor in mathematics :-D.

Honestly, I am an ordinary person, but I felt extraordinary because of my dreams. The dreams that make me to be an extraordinary person, and I believe that sometime I can be a success woman. Although I am come from a simple family – poor, but it will not make me weak and give up. I felt rich because of my dreams. I believe that life is not about what I am, but life is what I am trying. Dream and reach it!

Baca lebih lanjut

Seleksi ON MIPA-PT Tahap I Hasilkan 28 Peserta Terbaik

SELEKSI ON MIPA - PT (Foto 2)Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bekerja sama dengan Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam tingkat Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) tahap I, Sabtu (5/4). Berlangsung di Aula FMIPA, seleksi ON-MIPA diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas. Seleksi yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut menghasilkan 28 peserta terbaik dari 4 bidang seleksi.

Baca lebih lanjut

2 Mahasiswa Untad Ikuti IYD Camp di Makassar

IYD Camp di MakassarDua mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) mengikuti Indonesian Youth Dialogue (IYD) Camp di Hotel Lan Antang, Makassar. Kedua mahasiswa itu yakni Djodi Firmansyah (FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Inggris 2013) dan Moch.Rizky Anas (FAPETKAN jurusan Peternakan 2013). IYD Camp berlangsung selama tiga hari, mulai 11 s.d. 13 Maret 2014.

Menurut Djodi Firmansyah, untuk dapat mengikuti IYD Camp, sebelumnya terlebih dahulu ia melewati seleksi berkas. Ia mengakui telah mendaftar IYD Camp di Denpasar namun tidak lolos. Tak patah arang, selanjutnya ia pun mendaftar kembali pada program IYD Camp di Makassar, dan akhirnya dinyatakan lolos seleksi.

Baca lebih lanjut

10 Mahasiswa Untad Ikuti Forum Silaturahim Nasional Bidikmisi

SILATURAHIM BIDIKMISI10 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) mengikuti forum Silaturahim Nasional Bidikmisi di Hotel Bidakara, Jakarta. 10 mahasiswa tersebut yaitu Moh.Adhan (PJKR), Andi Rizky Hardiansyah (Pend.Matematika), Andi Aghir (Agreteknologi), Nurain Turah (Kimia), Ni Komang Agustini (Antropologi), Muh.Afdal S. (Akutansi), Hamzah (Ilmu Hukum), Muh.Rifani (Kehutanan), Asrul (Teknik Mesin) dan Hikma (Budidaya Perairan). Kesepuluh mahasiswa ini dipilih karena memiliki prestasi akademik dan non akademik yang sangat baik. Pada kesempatan itu hadir pula Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE.,MS.

Baca lebih lanjut